Minggu, 19 Juli 2026

Anies Baswedan Bicara 'Terang Benderang' di UGM, Sentil Pemerintah Soal Efisiensi Anggaran yang Berdampak pada Pendidikan Indonesia

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 4 Maret 2025 | 18:59 WIB
Potret Anies Baswedan singgung soal efisiensi anggaran yang memicu aksi Indonesia Gelap dengan menyebut 'terang benderang' saat isi acara kuliah tami di UGM (YouTube Masjid Kampus UGM)
Potret Anies Baswedan singgung soal efisiensi anggaran yang memicu aksi Indonesia Gelap dengan menyebut 'terang benderang' saat isi acara kuliah tami di UGM (YouTube Masjid Kampus UGM)

Ia juga ikut menyinggung soal Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bisa menunjang pendidikan secara fisik tapi program tersebut bukan salah satu yang menjadi prioritas.

Baca Juga: Anies Baswedan Unggah Momen Diskusi Bareng Diaspora Setelah Tiba di Qatar, Gambar Kaos Abah Ramai Jadi Sorotan, Ternyata Ini Maknanya

"Pengeluaran untuk pendidikan jangan dipandang sebagai biaya karena nanti akan dipotong mudah dikurangi, oleh karena itu pandang (pendidikan) ini sebagai investasi karena nanti akan menghasilkan (sumber daya) manusia dengan kualitas nomor satu," kata Anies.

"Tapi dalam politik seringkali pengambil keputusan inginnya membuat hal (fisik) yang bisa difoto untuk Pemilu berikutnya. Boleh-boleh saja, membangun jembatan atau gedung kokoh, dan ada lagi soal MBG mungkin bagus jika pelaksanaannya benar, tapi saya rasa pendidikan bukan sekedar soal kesehatan dan gizi anak tapi soal proses belajar mengajar di kelas," tuturnya. 

Pernyataan Anies seolah sedang memberikan sindiran pada pemerintah setelah ramai aksi unjuk rasa "Indonesia Gelap".

Baca Juga: Beda Kelas dengan Bahlil, Anies Baswedan Tanggapi Soal 'Kabur Aja Dulu' yang Dikaitkan dengan Nasionalisme: Ini Seperti Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Aksi unjuk rasa yang digelar pertengahan bulan Februari lalu digelar sebagai bentuk kekhawatiran masyarakat terhadap masyarakat terhadap masa depan bangsa dan negara.

Bermula dari kenaikan pajak, masalah soal pagar laut, banyaknya kasus korupsi yang merajalela hingga banyaknya pegawai yang di-PHK akibat efek efisiensi anggaran yang juga ikut berdampak pada pemangkasan biaya pendidikan di Indonesia.

Belum lagi soal dibentuknya Danantara sebagai Badan Pengelola Investasi negara dikhawatirkan akan menimbulkan masalah baru bagi perekonomian negara karena adanya konflik kepentingan dan partisipasi politik.

Baca Juga: Datang Melayat, Anies Baswedan Kenang Hasjim Djalal sebagai Pejuang Kedaulatan Laut Indonesia

Sederet masalah termasuk efisiensi anggaran yang berdampak pada pemangkasan biaya pendidikan pun memicu aksi mahasiswa yang digelar di berbagai wilayah Indonesia.

Sempat ramai aksi demo Indonesia Gelap di berbagai daerah, sederet pejabat negara pun ikut bereaksi salah satunya Luhut Binsar Pandjaitan yang kini menjadi Ketua Dewan Ekonomi Nasional menyebut "Indonesia terang benderang".

Selain itu, Prabowo Subianto juga sempat heran menanggapi soal 'Indonesia Gelap' saat menyampaikan pidato di Kongres VI Partai Demokrat padahal ia yakin bisa keputusannya bisa membawa Indonesia menuju ke masa depan yang cerah dan lebih baik.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Masjid Kampus UGM

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X