Kamis, 4 Juni 2026

Inpres Efisiensi Belanja APBN dan APBD Picu Pro Kontra, Ganjar Pranowo Kritik Tegas Pemerintah: Harus Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Rabu, 26 Februari 2025 | 19:49 WIB
Ganjar Pranowo kritisi soal efisiensi anggaran dan urgensinya untuk rakyat (X/@KakekHalal)
Ganjar Pranowo kritisi soal efisiensi anggaran dan urgensinya untuk rakyat (X/@KakekHalal)

SketsaNusantara.id - Mantan calon presiden nomor urut 3 pada Pemilu 2024 kemarin, Ganjar Pranowo, soroti kebijakan efisiensi yang ditetapkan Prabowo Subianto akhir-akhir ini.

Seperti diketahui bahwa belum lama ini Prabowo Subianto mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) No.1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD.

Inpres ini lantas menuai banyak pro kontra dari masyarakat lantaran dampak efisiensi yang dirasakannya.

Baca Juga: Kebanyakan Gaya, Admin Gerindra Kena Skakmat Usai Gagal Paham Soal Efisiensi Anggaran Pendidikan: Komentar Dihapus?

Masalah-masalah baru justru hadir setelah adanya efisiensi ini, diantaranya yaitu PHK karyawan dan pemotongan anggaran.

Melalui sebuah video yang diunggah di kanal Youtube miliknya, Ganjar Pranowo menilai pemangkasan anggaran ini termasuk dalam mengorbankan fungsi negara.

“Jika pemangkasan anggaran mengorbankan fungsi negara, itu berarti pemerintah gagal dalam menata urusan publik,” katanya, dikutip SketsaNusantara.id dari kanal Youtube Ganjar Pranowo.

Baca Juga: Diduga Sindir Sukatani, Cuitan Ganjar Pranowo Jadi Sorotan, Netizen: Dapat Salam dari Petani Wadas

Dikatakan Ganjar bahwa seharusnya kebijakan efisiensi ini tidak berdampak pada kesejahteraan rakyat.

“Kebijakan efisiensi seharusnya dijalankan dengan mempertimbangkan alasan-alasan mendasar,”

“Yang pertama mengurangi pemborosan, ini bisa dilakukan dengan memangkas anggaran yang tidak berdampak pada kesejahteraan rakyat, seperti perjalanan dinas, acara-acara seremonial dan birokrasi yang membesar berbelit-belit,”

Baca Juga: Pidato 3 Jam! Megawati Soroti Kekalahan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024: Ini Rekayasa dari Mana nih Pelajarannya?

Tak hanya itu saja, menurut Ganjar, pemerintah seharusnya memperkuat layanan publik dan menata ulang birokrasi.

“Selain itu memperkuat layanan publik. Pemerintah harus memastikan sektor vital seperti Pendidikan, Kesehatan, dan mitigasi bencana tetap harus terjaga,”

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Youtube Ganjar Pranowo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X