Kamis, 4 Juni 2026

Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun, Ini Profil Legenda Persebaya Surabaya

Photo Author
Rizqillah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 25 Februari 2025 | 20:28 WIB
Profil Bejo Sugiantoro yang meninggal dunia usai kena serangan jantung ` (Instagram @officialpersebaya)
Profil Bejo Sugiantoro yang meninggal dunia usai kena serangan jantung ` (Instagram @officialpersebaya)

SketsaNusantara.id – Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia. Bejo Sugiantoro, legenda Persebaya Surabaya, meninggal dunia pada Selasa sore, 25 Februari 2025, akibat serangan jantung.

Kepergiannya di usia 47 tahun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta dunia sepak bola Tanah Air.

Kabar meninggalnya mantan pemain sekaligus pelatih Persebaya ini dikonfirmasi langsung oleh pihak klub melalui pernyataan resmi.

Baca Juga: Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair Jadi Pengawas Danantara! Terungkap Bukan Orang Baru yang Miliki Peranan Ini Terhadap IKN

"Persebaya kehilangan salah satu putra terbaiknya sore ini, Selasa, 25 Februari 2025. Mantan pemain sekaligus mantan pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, berpulang," tulis akun resmi Persebaya Surabaya.

Perjalanan Karier Bejo Sugiantoro 

Nama Bejo Sugiantoro sudah tidak asing bagi pecinta sepak bola Indonesia, khususnya para pendukung Persebaya Surabaya.

Bejo dikenal sebagai bek tangguh yang menjadi bagian dari kejayaan Persebaya.

Lahir di Sidoarjo, Bejo mengawali karier profesionalnya sebagai pemain Persebaya Surabaya pada tahun 1994.

Baca Juga: Berkelas! Voice of Baceprot Sampaikan Pesan Menohok, Tanggapi Soal Polemik Lagu Band Sukatani yang Sempat Dilarang Beredar Gegara Kritik Polisi

Ia menjadi pilar utama di lini pertahanan Bajul Ijo selama lebih dari satu dekade, tepatnya hingga 2006.

Bersama Persebaya, Bejo turut merasakan berbagai momen bersejarah, termasuk saat bermain bersama sejumlah nama besar seperti Uston Nawawi, Carlos de Mello, hingga Jacksen F. Tiago.

Selain sukses di level klub, Bejo juga memiliki kiprah gemilang bersama Timnas Indonesia.

Ia menjadi bagian dari skuat Garuda yang berhasil mencapai babak final Piala AFF pada tahun 2000 dan 2002, meskipun harus puas sebagai runner-up dalam kedua edisi tersebut.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: instagram @officiapersebaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X