Fenomena ini muncul sebagai ekspresi kekecewaan terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan politik di Indonesia serta banyak yang merasa bahwa peluang untuk berkembang dan meraih kesejahteraan di Indonesia terbatas.
Hal ini juga menjadi ekspresi ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada masyarakat juga menjadi pemicu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Tagar 'Kabur Aja Dulu' Viral di Medsos, Jejak Digital Prabowo Kembali Mencuat! Apa Hubungannya? Netizen: Diajarin Bapaknya
Beda Kelas dengan Bahlil, Anies Baswedan Tanggapi Soal 'Kabur Aja Dulu' yang Dikaitkan dengan Nasionalisme: Ini Seperti Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
Mahfud MD Tanggapi Tagar Kabur Aja Dulu, Singgung Soal Lunturnya Rasa Cinta Tanah Air
Dikawatirkan Akan Menjadi Publik Distrust, Ini Pandangan Psikolog Imam Prasodjo Terkait Fenomena Tagar 'Kabur Aja Dulu'
Ramai Tagar 'Kabur Aja Dulu', WNI di Australia Jawab Soal Kebenaran Apakah Kehidupan di Luar Negeri Lebih Baik
Dugaan Agenda di Balik Tagar 'Kabur Aja Dulu', Pandji Sebut Ada yang Mendapatkan Keuntungan dari Jeleknya Nama Pemerintah