SketsaNusantara.id - Novi Citra Indriyati alias Ovi atau yang dikenal di panggung sebagai Twister Angel di band Sukatani mendapatkan tawaran dari Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram-nya, @fahmihnf, Fahmi menyatakan bahwa ia siap menerima Ovi kembali mengajar sebagai guru di sekolah.
Pernyataan Fahmi disampaikan merupakan buntut dari kasus dugaan intimidasi yang dilakukan pihak kepolisian Jawa Tengah pada band Post-Punk tersebut terkait lirik lagu 'Bayar Bayar Bayar'.
Baca Juga: Tragedi Sukatani: Ketika Band Punk Minta Maaf kepada Polisi yang Baik Hati
Sebelumnya, Ovi dan Alectroguy alias Muhammad Syifa Al Luthfi menyampaikan permintaan maaf kepada Kapolri atas lirik lagu yang dirilis dalam album Gelap Gempita.
Mereka berdua mengunggah video permintaan maaf tanpa mengenakan topeng yang selama ini menjadi identitas sebagai band Sukatani.
Bahkan, mereka menyatakan sudah menarik lagu itu dari semua platform digital dan meminta pendengarnya untuk tidak menyimpannya lagi.
Banjir dukungan dari sesama seniman dan warganet pun mengalir ke duo tersebut. Seiring dengan rangkaian aksi Indonesia Gelap dari mahasiswa di seluruh Indonesia sejak beberapa hari lalu, lagu itu justru dijadikan anthem.
Mirisnya, muncul kabar bahwa Ovi telah dipecat dari profesinya sebagai guru di sebuah Sekolah Dasar akibat kisruh yang ditimbulkan akibat dugaan praktik intimidasi pihak kepolisian kepada band tersebut.
Menanggapi kabar pemecatan Ovi, Bupati Purbalingga pun menyatakan dirinya siap menerima dengan tangan terbuka jika Novi bersedia mengajar kembali di sekolah.
"Saya Fahmi Muhammad Hanif, Bupati Kabupaten Purbalingga, dengan tangan terbuka siap menerima Mbak Novi, jika Mbak Novi berkenan untuk mengabdi di sekolah di Kabupaten Purbalingga," ucap Fahmi, dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram-nya yang diunggah Sabtu 22 Februari 2025.
Fahmi pun menyatakan dirinya siap memberikan fasilitas dan dukungan terhadap Ovi.
Artikel Terkait
Lirik Lagu Bayar Bayar Bayar Karya Band Sukatani yang Tengah Tuai Kontroversi, Mendadak Hilang Jejak Karyanya Buntut Diduga Sindir Profesi Polisi
Makna Kode 1312 ACAB yang Bertebaran di Tengah Huru Hara Lenyapnya Lagu Band Sukatani, Sampai Misteri Pesan Berantai Gegara Dituding Senggol Polisi
Sama-Sama Ciptakan Karya Lagu Tentang Polisi Tanah Air! Ramai Band Sukatani Dibandingkan dengan Slank, Netizen: Penjilat
3 Fakta Menarik Band Sukatani: Post Punk, Lagu Dilarang, dan Balaclava Jadi Simbol Perlawanan
Geger! Lagu Band Sukatani Dibredel Polisi, Cuitan Lawas Wanda Hamidah Mendadak Viral, Ada Apa?
Fanny Soegi Dukung Band Sukatani yang Karyanya Dibredel Polisi, Posting Lagu Gelap Gempita Sebagai Bentuk Melawan Ketidakadilan
Satir, Bintang Emon Sindir Polisi yang Anti Kritik Usai Lagu Bayar Bayar Bayar Dibredel, Band Sukatani Harusnya Jadi Sahabat Kapolri
Heboh! Template Story Instagram Dukungan untuk Band Sukatani Mendadak Hilang dari Peredaran Sebelum 24 Jam, Sengaja Dilarang Kesebar?
Tak Dilarang, Tapi Minta Klarifikasi? Polda Jateng Banjir Hujatan Usai Mengaku Temui Band Sukatani hingga Lagu Bayar Bayar Bayar Dihapus
Mahfud MD Buka Suara Terkait Lagu Band Sukatani Dibredel Polisi, Mantan Menko Polhukam Sentil Soal HAM: Tak Perlu Minta Maaf
Heboh Lirik 'Bayar Polisi', Ini Penjelasan Divpropam Polri Terkait Dugaan Intimidasi Berujung Video Klarifikasi Band Sukatani
Update 3 Pernyataan Baru Sukatani Band Usai Huru-Hara Lagu 'Bayar Bayar Bayar' Dibredel Polisi: Kondisi Kami...
Kunto Aji Buka Suara soal Kisruh Ditariknya Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Band Sukatani dari Seluruh Platform Digital, Enggak Kebayang...