"Dari yang dulu manual menjadi digital," ujarnya.
Dirinya juga berharapa acara ini sebagai upaya pencegahan maladministrasi.
"Sehingga proses manajemen tidak ada lagi kendala ke depannya," imbuhnya.
Baca Juga: Ketua PCNU Jombang Tegaskan Wajib Hukumnya Warga NU Jaga NKRI
Salah satu peserta mengaku banyak ilmu yang diperoleh.
"Makanya tadi saya banyak tanya yang belum saya pahami," ujar Wiji Suyati, kepala tata usaha MA Seblak.
Perempuan berkacamata ini berharap agar hasil FGD bisa segera dipraktekkan.
Baca Juga: Polres Jombang Ungkap Kasus Pembunuhan Sadis Siswi SMA, Tiga Pelaku Berhasil Ditangkap
"Agar manajemen di unit-unit lembaga pendidikan di Pondok Seblak makin baik lagi," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Wewenang PCNU Awasi BMT Hilang, MWC di Jombang Bakal Lapor PBNU dan Tempuh Jalur Hukum
Festival Kampung Pecinan Jombang Ditunda, Panitia Siapkan Konsep Lebih Matang demi Kemeriahan yang Maksimal
Misterius! Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Kanal Turi Jombang, Polisi Lakukan Peyelidikan Motif Kematian
Meningkatnya Kriminalitas di Jombang, PMII Desak Aparat Bertindak Tegas, Kapolres: Kami Upayakan Maksimal
Polres dan Kodim 0814 Jombang Bersinergi Perbaiki Jalan Berlubang demi Keselamatan Pengendara