SketsaNusantara.id - Pada era media sosial yang penuh arus informasi cepat, berbagai klaim mengenai makanan super sering muncul dan menyebar begitu mudahnya.
Salah satu yang cukup populer adalah anggapan bahwa biji pepaya merupakan superfood yang aman dikonsumsi setiap hari.
Untuk memberikan perspektif ilmiah yang lebih seimbang, publik kemudian banyak merujuk pada penjelasan seorang penasihat kesehatan yang dikenal luas di media sosial.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi lynk.id bahwa sosok tersebut adalah seorang penasihat kesehatan sekaligus penemu regainyouth.id.
Ia cukup dikenal karena konten-kontennya yang berfokus pada edukasi kesehatan serta gaya hidup sehat berbasis bukti ilmiah.
Dikutip juga dari sebuah unggahan yang cukup ramai dibahas di Instagram @regainyouth.id, ia memaparkan analisis lengkap mengenai klaim manfaat biji pepaya serta risiko yang kerap luput diperbincangkan publik.
Dalam unggahan tersebut, ia membuka penjelasannya dengan pertanyaan retoris yang membuat banyak warganet bertanya-tanya, yaitu benarkah biji pepaya itu superfood?
"Manfaatnya ada… tapi risikonya juga besar," tegasnya.
Unggahan ini segera mencuri perhatian karena tidak hanya membicarakan potensi manfaat, tetapi juga risiko kesehatan yang jarang dibahas secara terbuka.
Menurut paparan ilmiahnya, biji pepaya memang kerap dipromosikan sebagai obat parasit alami. Klaim ini bukan tanpa dasar.
Ia menyebutkan adanya satu uji terkontrol acak berskala kecil pada manusia, yakni penelitian Okeniyi et al., 2007 yang dipublikasikan di Journal of Medicinal Food.