Dalam kasus Hengki di Padang Pariaman, polisi menyebut klinik yang menanganinya sudah melakukan tindakan sesuai SOP (standar operasional prosedur) dan tidak ditemukan bukti malpraktik.
Selain itu, kebutaan yang dialami Hengki juga dikarenakan adanya tumor otak dan kemungkinan karena adanya infeksi berkaitan dengan riwayat kesehatannya, sehingga berdampak setelah dilakukan pencabutan gigi.
Kasus ini menunjukkan pentingnya pemeriksaan menyeluruh termasuk kejujuran pasien untuk membeberkan riwayat kesehatannya secara menyeluruh sebelum melakukan prosedur pencabutan gigi.
Mitos bahwa cabut gigi menyebabkan kebutaan sering kali muncul dari kesalahpahaman atau kasus langka yang tidak ditangani dengan baik, seperti infeksi yang dibiarkan menyebar hingga berdampak fatal bagi pasien.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini