Band yang dikenal dengan logo berupa tapal kuda ini berasal dari Surabaya dan telah merilis 11 album studio.
Salah satu albumnya bertajuk "Power One" masuk dalam daftar 50 Album Terbaik Indonesia Sepanjang Masa versi Majalah Rolling Stone Indonesia tahun 2012.
Sejak keluar dari Power Metal di tahun 2013, Sastro Adi tidak meninggalkan dunia musik.
Ia justru semakin mengembangkan dan mengabdikan bakatnya pada dunia seni musik, terutama di kalangan warga nahdliyin.
Dilansir dari situs Kemenag.go.id, Sastro Adi merupakan direktur NUPro Music, sebuah start up yang bergerak di industri musik.
Sastro Adi menjelaskan NUPro Music sebagai ruang kreativitas antar musisi yang berkolaborasi dengan banyak pihak.
"Kami berkolaborasi dengan banyak pihak, dengan mencoba cara-cara baru yang lebih segar, serta berkarya dengan proses bisnis di era digital yang dinamis," ujar Sastro, dikutip SketsaNusantara.id dari NU.or.id.
Sosok yang bernama lengkap Sastro Adi Wiyono ini juga merupakan aktivis dan anggota Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Tahun 2022, namanya mencuri perhatian publik ketika menggelar konser Suluk Musyahadah Cinta di Solo, pada 27 April.
Konser tersebut menuai banyak pujian karena menghadirkan karya-karya spiritual dalam musik religi yang uniknya sebagian bernuansa metal.
Pada perayaan 1 Abad NU di tahun 2023, NUPro Music merilis 12 lagu theme song dari karya KH Mustofa Bisri alias Gus Mus.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Kumpulan Link Twibbon Hari Santri Nasional 2024 Desain Keren Download Gratis untuk Bagikan Ucapan di Medsos
Dari Jember hingga Pasuruan, Inilah 8 Kota Santri di Jawa Timur
Dapatkan Secara Gratis! 8 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2024 Bingkai Foto Elegan dan Menarik untuk Dibagikan ke Medsos
Bebas Watermark! Inilah 8 Link Twibbon Peringatan Hari Santri Nasional 2024, Pilih Desain Terbaik dan Unggah pada 22 Oktober
Siapa Pencetus Hari Santri? Awalnya Tidak Diperingati Setiap 22 Oktober, Ini Alasannya