Dengan kata lain, karya sastra ini berisi sesuatu tentang teologis dan tasawuf, bisa juga berisi tentang ajaran moral manusia kepada sang pencipta.
2. Serat Kekiyasaning Pangracutan
Serat Kekiyasaning Pangracutan merupakan sebuah karya sastra milik Sultan Agung hasil dari diskusinya bersama ulama terkemuka di Kesultanan Mataram.
Serat Kekiyasaning Pangracutan membahas tentang hakikat kehidupan dan kematian.
3. Serat Nitipraja
Serat Nitipraja merupakan karya sastra yang diciptakan Sultan Agung pada tahun 1630, berisi tentang tuntunan pemimpin saat memerintah.
Isi Serat Nitipraja menjelaskan peran pemimpin yang religius dan melibatkan ulama dalam mengurus rakyat.
4. Kalender Jawa
Kalender Jawa salah satu ciptaan Sultan Agung yang hingga kini masih dipercaya oleh sebagian masyarakat suku Jawa.
Dalam budaya Jawa, Kalender Jawa difungsikan sebagai penentu hari-hari baik.***
Artikel Terkait
Desa di Sukolilo Pati Tempat Makam Sultan Demak yang Konon Buta akibat Kutukan, Dihabisi oleh Arya Penangsang
Misteri Kuburan di Tangga Makam Raja Mataram di Imogiri Bantul, Pengkhianat Sultan Agung atau Jan Pieterszoon Coen?
Berani Menyerang VOC di Batavia, Ini 7 Falsafah Kepemimpinan yang Menjadi Pedoman Sultan Agung Mataram Sesuai Serat Sastra Gendhing
Awal Mula Sunan Kalijaga Berjalan dari Demak ke Selatan Membuka Mataram Islam, Ada Ancaman Kehancuran Peradaban Nusantara
Bucin Parah! Raja Mataram Ini Nekat Rebut Istri Orang hingga Lupa Pekerjaan, Kisah Tragis Selir Amangkurat I
Jejak Sunan Kalijaga dalam Tarian Sakral Pusaka Mataram Islam, Kisah Cinta Kanjeng Ratu Kidul dan Panembahan Senopati