Kamis, 4 Juni 2026

Mengenal Nasi Mandhi, Hidangan Khas Timur Tengah yang Cukup Populer saat Perayaan Lebaran di Indonesia, Apa Bedanya dengan Nasi Briyani?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 22 Maret 2026 | 10:30 WIB
Potret Nasi Mandhi, menu khas Timur Tengah yang tampilannya sekilas mirip nasi briyani atau nasi kebuli (YouTube/Dapur Amira)
Potret Nasi Mandhi, menu khas Timur Tengah yang tampilannya sekilas mirip nasi briyani atau nasi kebuli (YouTube/Dapur Amira)

SketsaNusantara.id - Saat bulan Ramadan hingga Lebaran, berbagai hidangan khas Timur Tengah semakin mudah ditemukan di Indonesia.

Salah satu yang cukup populer adalah nasi mandhi, menu berbahan dasar nasi dan daging yang sering disajikan di restoran Arab. Menu ini mirip dengan nasi kebuli dan nasi briyani yang punya cita rasa yang khas.

Aromanya yang khas dan rasanya yang gurih membuat nasi mandhi menjadi favorit banyak orang, terutama saat momen spesial seperti buka puasa bersama dan Hari Raya.

Baca Juga: 7 Olahan Nasi Gurih Khas Nusantara yang Populer di Indonesia, Kaya akan Rempah-Rempah dan Bercita Rasa Autentik

Nasi mandhi dikenal sebagai hidangan tradisional dari wilayah selatan Jazirah Arab, tepatnya dari Hadramaut, Yaman.

Dari daerah inilah nasi mandhi kemudian menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia, melalui para perantau Hadhrami yang datang berdagang dan menetap di Nusantara sejak ratusan tahun lalu.

Seiring waktu, kuliner Timur Tengah yang dibawa para pendatang tersebut berbaur dengan budaya lokal, hingga akhirnya nasi mandhi menjadi salah satu menu yang cukup familiar di Indonesia.

Baca Juga: 9 Sambal dari Berbagai Penjuru Indonesia yang Menggugah Selera, menjadi Pelengkap Makan Nasi yang Tak Terganti

Sekilas terlihat serupa, lantas apa bedanya nasi mandhi, nasi briyani dan nasi kebuli?

Dilansir SketsaNusantara.id dari buku bertajuk "Arabian Nights Cookbook", nasi mandhi merupakan hidangan nasi berbumbu rempah yang biasanya disajikan bersama daging kambing atau ayam yang dimasak hingga sangat empuk.

Salah satu ciri khas utama nasi mandhi adalah penggunaan beras basmati berbutir panjang, yang memberikan tekstur pulen namun tidak lengket.

Selain itu, nasi mandhi memiliki aroma khas yang sedikit smoky atau beraroma asap. Aroma ini berasal dari teknik memasak tradisional menggunakan tanur atau oven bawah tanah.

Baca Juga: Sensasi Timur Tengah di Tengah Kota Jember, Cobain Nasi Kebuli Basmati Ala Kebuli Yala, Ramah di Kantong Anak Kos

Saat memasak menu ini, daging dimasak dengan cara digantung di dalam tanur, sementara nasi berada di bawahnya. Lemak dan sari daging akan menetes ke nasi sehingga menghasilkan rasa gurih yang khas.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X