Selaput lendir, seperti mulut, hingga mata juga sering terdampak, menyebabkan luka. Kemudian lepisan atas kulit yang terkena akan mengelupas dan mulai pulih selama beberapa hari.
Dalam kasus Jokowi, ruam dan bercak yang terlihat dari wajah hingga lehernya memicu dugaan SJS.
Namun, pihak keluarga membantah tudingan ini dan menyebut Mantan Presiden ke-7 RI ini mengalami alergi kulit yang menyebabkan peradangan sehingga secara visul kulitnya tampak berbeda dari biasanya.
3. Penyebab SJS Dipicu Alergi terhadap Obat-Obatan
Mengutip dari situs National Libary of Medicine, sekitar 75-85% kasus SJS dipicu oleh reaksi alergi terhadap obat-obatan, seperti antibiotik (sulfonamida), antikonvulsan (lamotrigine, carbamazepine), atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).
Infeksi seperti Mycoplasma pneumoniae atau virus herpes juga bisa menjadi pemicu, meski hal lebih jarang ditemui. Faktor genetik juga meningkatkan risiko pada beberapa kelompok etnis, terutama masyarakat keturunan Asia.
Kondisi ini lebih mungkin terjadi pada orang yang terinfeksi virus imunodefisiensi manusia (HIV), dan pneumonia atau virus influenza.
Dalam kasus Jokowi, alergi kulit diduga dipicu oleh perubahan cuaca ekstrem saat kunjungan ke Vatikan pada bulan April 2025 lalu saat menghadiri pemakaman Paus Fransiskus, bukan karena obat atau terkena infeksi.
4. SJS Berakibat Fatal hingga Berujung Kematian
Meski Jokowi tidak terjangkit SJS, namun publik menyarankan suami Iriana itu menjalaini perawatan intensif di rumah sakit terbaik untuk mencegah kemungkinan terburuk.
Sindrom Stevens-Johnson dapat menyebabkan komplikasi serius yang menyebabkan masalah serius seperti infeksi yang perubahan warna kulit. Area kulit yang mengelupas juga akan kehilangan cairan yang mengakibatkan dehidrasi.
Selain itu, SJS juga bisa menyebar pada masalah pada organ seperti paru-paru, hati, dan ginjal serta mengakibatkan masalah pada mata yang mengakibatkan peradangan jangka panjang atau masalah penglihatan.
Namun, SJS tidak menular karena merupakan reaksi hipersensitivitas, bukan infeksi. Perawatan di unit intensif atau ruang bakar diperlukan untuk mencegah komplikasi.
Artikel Terkait
Ray Sahetapy Pernah Kena Serangan Stroke, Begini Gejala hingga Pengobatan Penyakit yang Disebabkan Gangguan Aliran Darah
5 Fakta Malaria, Penyakit Endemik di Indonesia, Punya Gejala Mirip Demam Berdarah hingga Wilayah dengan Kasus Positif Terbanyak
Alasan Kenapa Jokowi Ditunjuk Prabowo Wakili Indonesia di Pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan
Daftar Makanan yang Mengandung Banyak Antioksidan, Agar Kekebalan Tubuh Bisa Lebih Baik Dalam Menangkal Penyakit
Stop Normalisasi Mencium Bayi yang Baru Lahir! Kenali Bahayanya agar Bayimu Terhindar dari Penyakit Serius
Momen Bahagia Anies Baswedan Sambut Cucu Pertama Bikin Warganet Salfok, Tanggal Lahir Putra Mutiara Baswedan Hampir Sama dengan Jokowi?