Kamis, 4 Juni 2026

Stop Normalisasi Mencium Bayi yang Baru Lahir! Kenali Bahayanya agar Bayimu Terhindar dari Penyakit Serius

Photo Author
Dinzha Fairrana Atsir, Sketsa Nusantara
- Senin, 5 Mei 2025 | 21:29 WIB
Mencium bayi bisa membahayakan nyawanya, stop normalisasikan hal ini (freepik/javi_indy)
Mencium bayi bisa membahayakan nyawanya, stop normalisasikan hal ini (freepik/javi_indy)

SketsaNusantara.id - Siapa yang tahan tidak mencium anak bayi? Melihatnya masih kecil dan lucu, orang-orang umumnya gemar berebut menyentuh, menggendong, hingga mencubit pipi bayi yang empuk dan menggemaskan.

Namun, kegiatan sederhana itu ternyata bisa membahayakan bayi, terutama mencium pipi atau wajah mereka.

Dilansir SketsaNusantara.id dari Johns Hopkins Medicine, bayi yang baru lahir belum mengembangkan sistem imunitas mereka. Sehingga, mereka sangat rentan terinfeksi bakteri dan virus dari yang ringan hingga membahayakan nyawa.

Baca Juga: Nana Mirdad Kapok! Intip 4 Bahaya Penggunaan Paylater yang Sering Bikin Rugi dan Terbebani

Sementara itu, orang dewasa membawa banyak bakteri dan virus di tubuh mereka dari dunia luar yang menempel di permukaan kulit hingga baju.

Bahkan, bisa saja kita membawa penyakit yang belum atau tidak muncul karena sistem imunitas kita sedang baik. Ketika mencium bayi, penyakit tersebut pun otomatis akan menular.

Salah satu contoh nyata dari kasus ini adalah seorang anak bernama Breelynn yang menderita trauma otak parah saat masih balita.

Baca Juga: Pasien Diabetes Wajib Tahu! Rekomendasi Olahraga Ringan dan Waktu Terbaik demi Menjaga Gula Darah Tetap Stabil

Mengutip akun Instagram @specialbooksbyspecialkids yang membagikan kisah tersebut, Breelynn lahir dalam keadaan sehat. Namun, segalanya berubah setelah ia dicium oleh seseorang yang sedang sakit herpes bibir pada saat Breelynn masih balita.

Virus herpes tersebut menulari Breelynn dan menyerang otaknya hingga cedera parah. Hingga usia 8 tahun, Breelynn tidak mampu bicara, berjalan, dan tidak memiliki ekspektasi hidup mencapai dewasa.

Kisah Breelynn hanyalah segelintir dari banyaknya kasus bayi dan balita yang harus menanggung penyakit seumur hidup hanya karena satu kecupan yang tampak aman-aman saja.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Perhiasan Berbahan Dasar Kawat yang Butuh Keahlian Khusus, Tertarik untuk Belajar?

Oleh sebab itu, penting bagi orang tua untuk menetapkan batasan untuk orang-orang yang datang berkunjung. Tidak peduli jika tamu tersebut merupakan kerabat atau keluarga, orang tua harus tegas melarang mereka untuk tidak menyentuh apa lagi sampai mencium bayi.

Mengutip healthline, orang tua amat dianjurkan untuk tidak membawa bayi mereka ke kerumunan. Lalu, usahakan untuk melarang banyak orang berkunjung di bulan pertama kelahiran bayi.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: hopkinsmedicine.org

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X