Kamis, 4 Juni 2026

Waspada! Jajanan Kekinian Ini Bisa Picu Diabetes dan Kanker Loh, Matcha dan Seblak Termasuk?

Photo Author
Dinzha Fairrana Atsir, Sketsa Nusantara
- Minggu, 15 Juni 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi 5 tren jajanan kekinian yang berbahaya untuk kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.  (Freepik)
Ilustrasi 5 tren jajanan kekinian yang berbahaya untuk kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. (Freepik)

 

SketsaNusantara.id - Tren jajanan kekinian memang menggoda selera dan bikin ketagihan bagi sebagian besar orang di Indonesia, terutama di kalangan generasi muda.

Akan tetapi, banyak di antara jajanan kuliner tersebut sebetulnya berkontribusi dalam memperburuk kesehatan seseorang hingga terjangkit penyakit berbahaya seperti diabetes hingga memicu kanker.

Apa saja tren jajanan yang perlu orang Indonesia waspadai? Lewat artikel ini, SketsaNusantara.id akan membahas jawaban dari pertanyaan tersebut dilansir dari postingan Instagram @veganbaby.id yang diunggah pada 8 Juni 2025 lalu.

Baca Juga: Jajanan Benhil Viral di Tanah Abang Jual 3.000 Makanan Serba Rp10.000 Tiap Hari, Ramai Diserbu sejak Subuh!

1. Ultra Processed Food (UPF)

Makanan jenis ini merupakan olahan yang melewati berbagai proses pembuatan makanan di industri dengan ditambahkan bahan-bahan seperti pengawet, pewarna, penyedap rasa, dan lain-lain.

UPF sangat populer di Indonesia, dapat dilihat dari jumlah gerai yang menjual frozen food instan menjamur di pinggir jalan berbagai kota hingga desa.

Makanan jenis ini sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama karena ia bisa memicu penyakit seperti diabetes, kanker, jantung, dan lain-lain.

Baca Juga: Jalan-Jalan ke Pasar Papringan: Surga Jajanan Tradisional Berbahan Alami di Tengah Kebun Bambu Jawa Tengah

2. Minuman Manis

Menurut National Library of Medicine, Indonesia menempati peringkat 5 negara dengan jumlah orang dewasa berusia 20-79 tahun yang mengidap penyakit diabetes.

Tak heran, sebab tren minuman manis seperti es teh, minuman kemasan, dan sebagainya sangat tenar di kalangan masyarakat Indonesia.

Padahal, minuman-minuman tersebut sering mengandung jumlah gula yang terlalu banyak hingga melewati batas konsumsi gula orang dewasa dan anak-anak.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X