Kamis, 9 Juli 2026

Makanan yang Dibakar Bisa Memicu Kanker, Dokter Tirta Berikan Tips Aman Konsumsi Menu Bakaran tanpa Mengabaikan Resiko Kesehatan

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 5 April 2025 | 06:00 WIB
Ilustrasi - konsumsi makanan yang dibakar seperti daging bakar atau sate benarkah memicu kanker usus? (Pexels/Sergei Staroskin)
Ilustrasi - konsumsi makanan yang dibakar seperti daging bakar atau sate benarkah memicu kanker usus? (Pexels/Sergei Staroskin)

 

SketsaNusantara.id - Makanan yang dibakar sering menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi gorengan.

Banyak yang beranggapan bahwa menu makanan yang dimasak dengan dibakar seperti sate, ayam bakar atau ikan bakar lebih sehat apalagi memiliki cita rasa yang khas.

Namun, di balik cita rasanya yang enak, terdapat potensi risiko kesehatan yang perlu diwaspadai, salah satunya adalah peningkatan risiko kanker usus.

Baca Juga: 15 Kelakuan Kocak Masyarakat Indonesia Saat Mudik ke Kampung Halaman, Jor-joran Bikin Slogan Lucu Curahan Hati di Jalan

Lantas, benarkah mengonsumsi makanan yang dibakar dapat meningkatkan risiko kanker? Apakah makanan yang dibakar lebih sehat daripada makanan yang digoreng?

Faktanya, dalam sebuah jurnal penelitian disebutkan bahwa baik makanan yang digoreng maupun dibakar, sama-sama memiliki resiko yang tak baik untuk kesehatan.

Makanan digoreng bisa meningkatkan kolesterol dalam darah, sementara makanan yang dibakar juga dapat merusak kandungan protein dalam daging.

Baca Juga: Tak Perlu Mahal dan Mewah, 5 Ide Aktivitas Keluarga saat Liburan Lebaran 2025: Seru, Berkesan, dan Penuh Kebersamaan

Saat makanan atau daging yang dimasak dengan cara dibakar pada suhu tinggi, terjadi reaksi kimia yang menghasilkan senyawa berbahaya bersifat karsinogenik yang dapat memicu perkembangan sel kanker dalam tubuh.

Hal ini juga pernah dibahas dokter Tirta. Melalui akun Instagramnya, dokter sekaligus influencer yang kerap membagikan tips hidup sehat ini, juga menjelaskan bahwa konsumsi makanan yang dibakar hingga gosong dapat meningkatkan risiko kanker usus besar.

Ia mengingatkan untuk tidak memakan terutama pada bagian yang gosong dan berwarna hitam akibat pembakaran karena mengandung karbon yang bersifat karsinogenik.

Baca Juga: Apa itu Spa Day yang Dijalani Vidi Aldiano? Inilah Serangkaian Prosedur Perawatan Intensif untuk Mengatasi Kanker dan Dampaknya pada Pasien

"Kalau kamu suka bakar-bakaran sebenarnya gak masalah asal jangan makan bagian gosong-gosong, itu karsinogenik," tuturnya dalam video yang diunggah di Instagram @dr.tirta sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id pada hari Sabtu, 5 April 2025.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @dr.tirta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X