SketsaNusantara.id- Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan kasus dugaan penipuan secara online.
Dugaan penipuan tersebut tentang jasa tukar uang yang kini sedang marak dicari jelang Lebaran 2025.
Seorang perempuan di media sosial membagikan sebuah video yang lantas viral. Ia diduga menjadi korban penipuan tukar uang secara online.
Baca Juga: Waspada Penipuan Berkedok Arisan, Jelang Lebaran Puluhan Warga Jember Tertipu hingga 3 Miliar Rupiah
"Guys aku tukar uang 2,5 juta, dan jadinya 5000an plus ongkir 60an. Tapi ternyata yang datang cuma biskuit Hatari," ungkapnya dalam video Instagram @lambegosiip pada 15 Maret 2025.
Ternyata kalian harus mengenali modus penipuan penukaran uang baru maupun pecahan yang kemungkinan masih marak melalui online:
1. Biaya Jasa yang Tidak Wajar
Baca Juga: Tragis! Polisi Ungkap Modus Vadel Badjideh Desak Anak Nikita Mirzani Gugurkan Kandungan: Relasi...
Biasanya para oknum mengenakan biaya jasa yang lebih tinggi. Apalagi jika dibandingkan dengan bank.
Atau bahkan dibandingkan dengan kas keliling resmi, maka kalian harus berhati-hati jika menemukan modus tersebut.
2. Uang Palsu
Penting untuk dicek ulang jika ada kemungkinan penggunaan uang palsu. Karena biasanya oknum akan sengaja mencampur uang baru dengan yang palsu.
Terlebih lagi penerima yang tidak teliti akan tak sadar bahwa dirinya sedang dirugikan oleh modus penipuan.
Artikel Terkait
Apa Peran Anak Riza Chalid? Muhammad Kerry Andrianto Riza jadi Tersangka Korupsi Minyak Pertamina karena Lakukan Modus Ini
GEGER! Mobil Dinas Presiden Prabowo Isi BBM di SPBU Shell Bukan Pertamina: Rakyat Memang Budak Penipuan
Ingin Tukar Uang Baru? Inilah Link dan Cara Penukaran Uang Baru untuk Lebaran Tahun 2025 Melalui Pintar BI
BNI Sediakan Rp21 Triliun Uang Tunai untuk Lebaran 2025, Transaksi Digital Terus Meningkat
THR Anak: Haruskah Diberikan Bebas atau Dikelola Orang Tua? Begini Anjuran Islam Terkait Wewenang Orang Tua atas Uang Lebaran Anak
KAI Ungkap Strategi Hadapi Mudik Lebaran 2025: Ramp Check, Posko Terpadu, dan Pengamanan