3. Alkohol
Jauhi minuman yang mengandung zat tersebut demi menjaga ginjal tetap berjalan baik.
4. Aditif sintetis
pewarna tanzarine hingga pengatur keasaman merupakan salah satu contoh zat aditif sintetis yang sering ditemukan dalam minuman kemasan.
Jika kamu masih ingin mengonsumsi minuman kemasan yang segar, dianjurkan untuk membeli air mineral, susu steril, sparkling water tanpa perisa tambahan hingga teh hijau tanpa gula.
Pantangan-pantangan tersebut mungkin terdengar berat bagi sebagian besar orang. Namun ingat, harga kesehatan itu sangat mahal, apa lagi jika sudah telanjur sakit.
Saat ginjal mengalami penurunan fungsi, seseorang akan mengalami beragam gejala awal seperti mudah lelah, frekuensi buang air kecil yang naik pada malam hari, urine berbusa, kram otot di kaki dan betis, dan masih banyak lagi.
Meskipun fungsi ginjal masih bisa diperbaiki sebelum seseorang sempat terjangkit penyakit, alangkah baiknya kita menjaga kesehatannya lebih dulu dan mencegah hal itu terjadi. Misalnya dengan mengikuti pola hidup sehat seperti ini:
- Rutin minum air putih, minimal 2 liter/hari.
- Rajin berolahraga.
- Jangan menahan buang air kecil.
- Konsumsi makanan yang mengandung omega-3, biji-bijian, apel, dan bluberi.
- Minum obat yang sudah disarankan dokter.
- Hindari makanan olahan seperti nugget, sosis, sereal, dan lain-lain.
Jika kamu memiliki lebih banyak pertanyaan atau keluhan, lebih baik segera konsultasikan dengan dokter spesialis. Sayangi tubuh, sayangi ginjalmu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Mengenal Hipotermia, Kondisi yang Sering Dialami Pendaki saat Naik Gunung, Penyebab, Gejala hingga Bahayanya
Kenapa Susah BAB saat Puasa? Ini Penyebab, Risiko, dan Cara Mengatasinya secara Alami
Apa Itu Preeklamsia? Waspada Komplikasi Kehamilan yang Diduga Jadi Penyebab RA Kartini Wafat, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Apa Penyebab Meninggalnya Hamzah Sulaiman? Kenali Penyakit Diabetes yang Berdampak Buruk Bagi Tubuh
Sambut Peringatan Hari Kanker Ovarium Sedunia 2025, Kenali Penyebab dan Penganan Tepat Penyakit Ini, Benarkah Sukar Dideteksi?