SketsaNusantara.id - Segera penjuru dunia merayakan peringatan Hari Kanker Ovarium Sedunia 2025.
Peringatan Hari Kanker Ovarium Sedunia atau Internasional 2025 jatuh pada 8 Mei mendatang.
Menandakan sehari lagi peringatan bertemakan kesehatan ini dapat dirayakan meriah, termasuk masyarakat Indonesia.
Bukan tanpa alasan, Hari Kanker Ovarium Sedunia dirayakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker ovarium.
Peringatan ini juga digunakan untuk menyuarakan solidaritas bagi mereka yang hidup bersama dengan kanker ovarium,
Hari kanker Ovarium dirayakan pertama kali pada tahun 2013 setelah ditetapkan resmi oleh kelompok pemimpin organisasi advokasi kanker ovarium dunia dan menjadi inisiatif utama World Ovarian Cancer Coalition.
Berdasarkan dari para ahli, kanker ovarium menjadi salah satu penyakit yang cukup mematikan.
Lantas, apa sebenarnya penyakit kanker ovarium? Mulai dari gejala hingga cara penganan awal.
Sebelum beralih langsung ke penyebabnya, perlu diketahui lebih dahulu tentang apa itu kanker ovarium.
Baca Juga: Gubernur Jatim Hapus Batasan Usia dalam Rekrutmen Kerja, Peluang Luas untuk Semua Kalangan
Dalam medis, kanker ovarium termasuk dalam salah satu jenis penyakit yang ganas dan cukup mematikan.
Kanker ovarium secara ringkas merupakan tumor yang berasal dari sel-sel ovarium.
Artikel Terkait
Makanan yang Dibakar Bisa Memicu Kanker, Dokter Tirta Berikan Tips Aman Konsumsi Menu Bakaran tanpa Mengabaikan Resiko Kesehatan
Lika-Liku Perjalanan Hidup Titiek Puspa: Ratu Pop Indonesia, Pernah Ditentang Jadi Penyanyi, Berjuang Lawan Kanker hingga Kini Terbaring Lemah di ICU
Memperingati Hari Kanker Tulang Nasional 2025, Kutip Sejumlah Ucapan Penuh Motivasi untuk Unggahan Medsos Tanggal 11 April 2025
Deteksi Kanker Lebih Akurat, RS Gading Pluit Hadirkan PET/CT Digital Pertama di Indonesia
Tidak Merokok tetapi Beresiko Mengidap Kanker Paru, Ini Bahaya Asap Rokok Bagi Perokok Pasif serta Cara Menanganinya
Kumpulan Ucapan Hari Kanker Ovarium Sedunia Tahun 2025, Penuh Kalimat Menyentuh dan Bermakna untuk Dibagikan Sebagai Status Medsos