Jika diduga ditemukan adanya kanker ovarium, umumnya dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui kebenarannya secara tepat.
Deretan pemeriksaan lanjutan yang akan dilaksanakan kurang lebih sebagai berikut.
- Tes darah
Tes darah memiliki tujuan untuk mendeteksi protein CA-125 yang merupakan penanda adanya kanker .
- Pemindaian
Pemindaian dengan USG perut menjadi metode awal yang dilakukan untuk mendeteksi kanker ovarium. Lebih lanjut dokter dapat melakukan CT scan atau MRI.
- Biopsi
Pada pemeriksaan ini, dokter akan mengambil sampel jaringan ovarium untuk diteliti di laboratorium.
Biopsi dapat menentukan apakah pasien menderita kanker ovarium atau tidak.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Makanan yang Dibakar Bisa Memicu Kanker, Dokter Tirta Berikan Tips Aman Konsumsi Menu Bakaran tanpa Mengabaikan Resiko Kesehatan
Lika-Liku Perjalanan Hidup Titiek Puspa: Ratu Pop Indonesia, Pernah Ditentang Jadi Penyanyi, Berjuang Lawan Kanker hingga Kini Terbaring Lemah di ICU
Memperingati Hari Kanker Tulang Nasional 2025, Kutip Sejumlah Ucapan Penuh Motivasi untuk Unggahan Medsos Tanggal 11 April 2025
Deteksi Kanker Lebih Akurat, RS Gading Pluit Hadirkan PET/CT Digital Pertama di Indonesia
Tidak Merokok tetapi Beresiko Mengidap Kanker Paru, Ini Bahaya Asap Rokok Bagi Perokok Pasif serta Cara Menanganinya
Kumpulan Ucapan Hari Kanker Ovarium Sedunia Tahun 2025, Penuh Kalimat Menyentuh dan Bermakna untuk Dibagikan Sebagai Status Medsos