Karena itulah, jangan memasak kentang yang dibiarkan terlalu lama di suhu ruangan. Sebaiknya masukkan ke kulkas atau memanaskannya di atas suhu 60 derajat celcius.
3. Nasi
Nasi mengandung bakteri Bacillus cereus yang tidak bisa terbunuh dalam suhu panas seperti bakteri-bakteri infeksi lain.
Setelah dimasak dan dibiarkan di suhu ruangan, bakteri ini akan memproduksi racun serta berkembang biak sehingga tidak bisa lagi dikonsumsi meski nasi sudah dipanaskan ulang.
Sebaiknya, masukkan saja nasi sisa ke dalam kulkas sebelum memasaknya lagi dengan suhu yang tinggi.
4. Daging Ayam
Ternyata, struktur protein yang ada di dalam ayam akan berubah saat dipanaskan ulang. Inilah penyebab tekstur ayam menjadi lebih alot dan sulit dicerna.
Sebaiknya, ayam dipanaskan secara merata minimal menggunakan suhu di atas 60 derajat celcius.
Pasalnya jika tidak dimasak dengan benar, bakteri-bakteri berbahaya seperti Salmonella dan Campylobacter akan berkembang ria di dalamnya.
5. Jamur
Bakteri berkembang biak dengan cepat di dalam jamur masak yang sudah dingin dan dipanaskan kembali.
Oleh sebab itu, dianjurkan menyantap jamur dalam satu kali makan saja daripada disimpan lagi untuk nanti.
Tekstur jamur yang tadinya empuk dan enak menjadi lembek dan tawar setelah dipanaskan ulang.
Artikel Terkait
Pengertian Kanker Ovarium yang Dialami Bayi Umur 19 Bulan di Malaysia Mengidap Kanker Stadium 3
Apa itu Spa Day yang Dijalani Vidi Aldiano? Inilah Serangkaian Prosedur Perawatan Intensif untuk Mengatasi Kanker dan Dampaknya pada Pasien
Makanan yang Dibakar Bisa Memicu Kanker, Dokter Tirta Berikan Tips Aman Konsumsi Menu Bakaran tanpa Mengabaikan Resiko Kesehatan
Tidak Merokok tetapi Beresiko Mengidap Kanker Paru, Ini Bahaya Asap Rokok Bagi Perokok Pasif serta Cara Menanganinya