Kemudian ada 'Jenis dan Jurus Memasak' adalah memilih makanan sehar dengan pengolahan bervariasi, seperti kukus, rebus, panggang, pepes daripada menggoreng.
Sebaikanya menggoreng makanan dilakukan maksimal sebanyak dua kali dalam seminggu.
3. Pemilihan Jenis Makanan
Perhatikan jenis makanan yang akan dikonsumsi, seperti mengandung zat gizi makronutrien (karbohidrat, protein atau lemak), serta mikronutrien (vitamin mineral).
Kemudian pilihlah karbohidrat kompleks yakni nasi merah, roti gandum atau oatmeal.
Sementara itu pilih lemak dari sumber lemak yang baik dan kurangi lemak jenuh seperti gorengan atau junk food.
Jangan sampai ketinggalan juga asupan berat yang didapatkan dari sayur dan buah-buahan.
4. Pemenuhan Cairan
Pastikan untuk minum air sebanyak dua liter atau delapan gelas dalam sehari.
Usahakan kurangi mengonsumsi minuman manis, bersoda dan yang mengandung kafein secara berlebihan seperti kopi.
Hal itu karena berakibat sering buang air kecil dan bisa menghambat penyerapan kalsium.
5. Aktivitas dan Latihan Fisik
Artikel Terkait
Mengapa Lebaran Idul Fitri Identik dengan Ketupat? Ternyata Ada Filosofi Ini hingga Dikaitkan dengan Sunan Kalijaga
12 Menu Makanan Khas Lebaran Idul Fitri Paling Populer di Indonesia, Nomor 6 Proses Masak Sampai 5 Jam tapi Tahan Semingguan
5 Tips Sehat Makan Opor Ayam dan Ketupat Saat Lebaran Idul Fitri, Nomor 2 Jadi Reminder Jangan Sampai Kalap
Ampuh! 6 Tips Mengembalikan Produktivitas Bekerja Usai Libur Panjang Hari Raya Idul Fitri
Kegiatan Seru Selama Liburan Idul Fitri di Kampung Halaman, Hindari Kebosanan dengan Lakukan Aktivitas tak Biasa Bersama Keluarga