SketsaNusantara.id - Setelah menjalani puasa ramadhan selama kurang lebih 30 hari, tibalah hari raya Idul Fitri yang identik dengan kumpul keluarga dan jamuan makan besar.
Saat hari raya Idul Fitri itulah membuat sebagian besar orang menjadi kalap, alias semua makanan dilahap.
Sebenarnya menikmati berbagai jamuan khas hari raya Idul Fitri sah-sah saja, tetapi jangan sampai lupa diri atau berlebihan.
Hal tersebut karena kebanyakan menu-menu khas Lebaran cenderung tinggi kalori dan lemak, yang memunculkan masalah kesehatan.
Berikut ini beberapa cara agar pola makan kembali normal usai Lebaran, agar terhindar dari masalah kesehatan.
1. Perhatikan Konsumsi Gula, Garam dan Minyak
Pastikan untuk membatasi dalam mengonsumsi gula, garam dan minyak, serta rajin memantau berat badan.
Selain itu, rutin cek kesehatan dan istirahat yang cukup agar stres bisa dikelola dengan baik.
2. Prinsip Diet
Ikutilah pola makan sehat 4J, yaitu Jumlah, Jadwal, Jenis dan Jurus Masak.
Maksud dari 'Jumlah' adalah cukup dengan diet seimbang sesuai kebutuhan, sedangkan 'Jadwal' berarti makan dengan teratur agar proses metabolisme terjaga dengan baik.
Artikel Terkait
Mengapa Lebaran Idul Fitri Identik dengan Ketupat? Ternyata Ada Filosofi Ini hingga Dikaitkan dengan Sunan Kalijaga
12 Menu Makanan Khas Lebaran Idul Fitri Paling Populer di Indonesia, Nomor 6 Proses Masak Sampai 5 Jam tapi Tahan Semingguan
5 Tips Sehat Makan Opor Ayam dan Ketupat Saat Lebaran Idul Fitri, Nomor 2 Jadi Reminder Jangan Sampai Kalap
Ampuh! 6 Tips Mengembalikan Produktivitas Bekerja Usai Libur Panjang Hari Raya Idul Fitri
Kegiatan Seru Selama Liburan Idul Fitri di Kampung Halaman, Hindari Kebosanan dengan Lakukan Aktivitas tak Biasa Bersama Keluarga