SketsaNusantara.id - Memberikan hadiah dalam bentuk amplop merah atau yang biasa dikenal dengan Angpao menjadi salah satu tradisi perayaan tahun baru Imlek yang cukup banyak ditunggu-tunggu.
Angpao biasanya diberikan dalam amplop berwarna merah cerah yang biasanya berisi uang tunai.
Awalnya angpao diberikan hanya untuk anak-anak saja, namun belakangan juga diberikan kepada orang dewasa.
Memberikan angpao saat Imlek bukan hanya sekedar hadiah semata, namun terdapat makna dan filosofi serta sejarah panjang di dalamnya.
Angpao menjadi salah satu simbol keberuntungan hingga kemakmuran dalam tahun yang baru.
Uang dalam angpao melambangkan harapan baik sementara warna merah menjadi simbol keberuntungan dan kemakmuran dalam budaya Tionghoa.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs Arts and Culture, tradisi memberi angpao saat Imlek ini tak lepas dari legenda yang tumbuh dalam masyarakat Tionghoa.
Zaman dulu, pada malam tahun baru, terdapat legenda tentang kedatangan setan bernama Sui yang meneror anak-anak.
Oleh karena itu, para orang tua zaman dulu menyuruh anak-anaknya dengan memainkan 8 koin.
Konon, 8 koin ini merupakan delapan dewa yang menyamar, sehingga saat anak-anak tersebut tidak sengaja tertidur, kedelapan dewa tersebut berhasil mengusir Sui.