jelajah

Kisah di Balik Puisi Romantis pada Makam Belanda di Pacitan, Ditulis Pakai Sandi Khusus yang Bikin Bingung Sejarahwan

Senin, 9 Desember 2024 | 10:00 WIB
Ilustrasi makam Belanda di Pacitan yang menyimpan puisi cinta dan kisah haru (Freepik)

Menurut kisah yang beredar di masyarakat sekitar, Djamijah merupakan istri penawas perkebunan pada masa pemerintahan Hindia Belada.

Suaminya yakni Taalman Kip yang oleh masyarakat setempat dipanggil dengan Tuan Gip.

Baca Juga: Lokasi Makam Gajah Mada Patih Kerajaan Majapahit, Diklaim Ada 5 Tempat, Salah Satunya di Lombok Nusa Tenggara Barat

Dari kisah yang beredar di masyarakat tersebut, diyakini pernikahan keduanya tidak direstui, mengingat status sosial Djamijah yang merupakan seorang pribumi.

Setelah menikah, pada tahun 1901 Djamiah meninggal di usia 28 tahun lalu Tuan Gip dipindahtugas ke daerah Maospati hingga pensiun.

Kedati demikian, masih ada banyak misteri dalam makam Belanda yang merupakan tempat peristirahatan terakhir DJamijah.

Baca Juga: Makam Ini Selalu Ramai! di Baliknya Ada Kisah Tragis Putri Raja Bali: Dibunuh Sang Ayah karena Menjadi Mualaf

Salah satunya inisial di tanggal Mausoleum yaitu GBFFQS yang jika dipecahkan dengan sandi Vigenere menjadi HJMIRA.

Inisial tersebut tidak cocok dengan inisial Tuan Gip yakni MJVETK.

Kedati demikian, kisah cinta keduanya diyakini oleh masyarakat setempat hingga munculnya sebutan 'Monumen Cinta' untuk makam tersebut.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

 

Halaman:

Tags

Terkini