SketsaNusantara.id - Pertempuran 10 November tahun 1945 di Surabaya menjadi cikal bakal lahirnya peringatan Hari Pahlawan.
Dalam peristiwa penting tersebut, nama Bung Tomo muncul sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam Pertempuran 10 November di Surabaya.
Dalam Pertempuran Surabaya 10 November 1945, bung Tomo memimpin arek-arek Suroboyo melawan penjajah Inggris yang ingin merebut kemerdekaan Indonesia.
Peran Bung Tomo yang paling menonjol dan dikenang hingga saat ini yaitu saat ia membacakan pidatonya melalui siaran radio milik Barisan Pemberontakan Republik Indonesia (BPRI).
Bahkan semboyan ‘Merdeka atau Mati’ dalam pidato Bung Tomo tersebut dikenang hingga saat ini.
Meski memiliki peran penting hingga berjasa dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, namun Bung Tomo tidak dimakamkan di Makam Pahlawan.
Padahal pria bernama asli Sutomo ini menyandang gelar Pahlawan Nasional loh, meski baru diberikan pada tahun 2008 lalu.
Lantas kenapa Bung Tomo tidak dimakamkan di Makam Pahlawan seperti pahlawan-pahlawan lainnya?
Perlu diketahui sebelumnya, makam Bung Tomo berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngagel Rejo, Surabaya, Jawa Timur.
Baca Juga: Tema Hari Pahlawan 10 November 2024 Lengkap dengan Link Download Logo dan Maknanya
Sebelum dimakamkan di TPU Ngagel, Bung Tomo sempat dikuburkan di Arab Saudi sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id dari akun TikTok @egieligius.
Hal ini dikarenakan pria kelahiran Surabaya ini meninggal dunia pada 7 Oktober 1981 di Padang Arafah ketika sedang melaksanakan ibadah haji.