SketsaNusantara.id -Keragaman kuliner Nusantara dengan harga terjangkau bisa dibuktikan di mana saja, termasuk di wilayah Bantul, Yogyakarta.
Bantul terkenal dengan suasana pedesaan yang asri, dikelilingi sawah hijau dan udara sejuk khas pedesaan Yogyakarta.
Jauh dari hiruk pikuk pusat kota, ada seorang penjual gorengan yang sangat dikenal masyarakat setempat dengan jajanannya yang khas.
Jajanan yang dijual adalah tahu pong yang kabarnya dalam sehari bisa membuat sekitar 10 ember atau sekitar 2400 potong.
Tahu pong adalah jajanan khas Indonesia yang populer karena teksturnya yang krispi dan renyah di luar, tetapi kosong di dalam.
Tahu ini digoreng hingga kecokelatan tanpa isian, sehingga terlihat seperti mengembang atau "kopong".
Biasanya, tahu pong disajikan bersama sambal kecap yang gurih dan sedikit pedas, menambah cita rasa lezatnya.
Cocok sebagai camilan ringan, tahu pong sering dijadikan teman minum teh atau kopi.
Ciri khas dari tahu pong ini adalah dimasak menggunakan kayu bakar.
Menurut penuturan sang penjual, Mbah Tini atau Yu Tini, ada pengaruh cita rasa dari tahu pong yang dimasaknya menggunakan kayu bakar.
"Enak yang kayu. Alami soalnya," kata Yu Tini, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Dyodoran yang diunggah 15 Februari 2023.