SketsaNusantara.id- Candi Lumbung menjadi salah satu situs percandian Buddha yang berlokasi di kompleks Taman Wisata Candi Prambanan atau lebih tepatnya di sebelah candi Bubrah.
Walaupun demikian, candi Lumbung sudah masuk ke wilayah Jawa Tengah, yakni di Kabupaten Klaten.
Keberadaan Candi Lumbung pertama kali diinformasikan dalam karya N.J. Krom, Inleiding tot de Hindoe-Javaanse Kunst pada tahun 1923.
Selanjutnya dilanjutkan oleh penelitian oleh J. Dumarçay yang berisi laporan tentang adanya perubahan struktur Candi Lumbung pada tahun 2007 lalu.
Candi tersebut terdiri dari kumpulan satu candi induk yang dikelilingi oleh 16 buah candi perwara di sekitarnya.
Candi induknya memiliki denah poligon bersisi 20 dengan luas 350 meter persegi (3.800 sq ft).
Selain itu, candi induk ini menghadap ke arah timur dimana kondisinya sekarang sudah tak lengkap lagi karena banyaknya batu yang hilang.
Ada beberapa hal unik dari candi Lumbung ini, salah satunya adalah lokasinya keberadaannya tidak jauh dari area Candi Prambanan yang menyebabkan candi ini nyaris tak terlalu mencolok daripada candi lainnya.
Selain itu, meskipun berlokasi di dalam kompleks Candi Prambanan yang bernuansa Hindu, namun candi ini lebih mengarah ke candi yang berunsur Budha.
Terlebih lagi, bentuk dan ornamen candi Lumbuh jauh berbeda dengan candi-candi di komplek Candi Prambanan.