jelajah

Dibangun Pada Abad ke-11 di Masa Kerajaan Kahuripan, Inilah Candi Belahan di Pasuruan yang Memiliki Sumber Mata Air

Minggu, 29 September 2024 | 17:00 WIB
Candi Belahan di Pasuruan, pentirtaan peninggalan Kerajaan Medang Kahuripan (Tangkapan layar YouTube Lutfi Aprilianto)

SketsaNusantara.id – Pasuruan merupakan salah satu daerah yang memiliki peninggalan dari Kerajaan Kahuripan di masa lalu.

Kerajaan Kahuripan bisa disebut juga sebagai Medang Kahuripan yang didirikan oleh Airlangga pada tahun 1019 Masehi.

Diketahui, sekitar tahun 1042 Masehi wilayah kerajaan ini dibagi menjadi dua yaitu Kerajaan Panjalu dan Kerajaan Jenggala.

Baca Juga: Fungsi Petirtaan Belahan yang Dikenal Sebagai Situs Pemandian Kuno di Pasuruan, Konon Berkaitan dengan Selir Raja Airlangga?

Kerajaan Kahuripan memiliki salah satu peninggalan candi yang bernama Candi Belahan yang dibangun pada abad ke-11 dan bercorak Hindu.

Situs ini juga diketahui sebagai petirtaan atau sumber mata air karena dijadikan pemandian suci yang digunakan oleh kalangan kerajaan pada masanya.

Masyarakat sekitar juga menyebut candi ini sebagai Sumber Tetek karena adanya arca Dewi laksmi salah satu istri dari Airlangga yang dari payudara arca tersebut keluarlah pancuran air.

Baca Juga: Fakta Menarik di Balik Kemegahan Candi Gunung Gangsir di Pasuruan, Ternyata Gaya Arsitekturnya Perpaduan Ini... 

Selain arca Dewi Laksmi juga ada arca Dewi Sri yakni istri pertama Airlangga.

Kedua patung arca tersebut menempel di dinding candi yang berbahan dari batu bata merah.

Sedangkan di bawahnya ada sebuah kolam yang di dalamnya berisi air jernih, bebatuan hingga ikan koi.

Baca Juga: Ada Sejak Abad ke-14 Masehi, Peninggalan Majapahit di Ketinggian Ini Ada di Purwodadi Pasuruan

Di candi ini, diketahui terdapat ukiran relief yang eksotik dan mempunyai pesan-pesan moral.

Selain itu, terdapat cerita dari masyarakat bahwa dulunya di candi tersebut ada sebuah patung Wisnu yang menunggangi garuda yang konon perwujudan dari Airlangga.

Halaman:

Tags

Terkini