SketsaNusantara.id – Jambi merupakan salah satu daerah di Sumatera yang memiliki peninggalan situs candi.
Di antara beberapa peninggalan candi di Jambi ada satu situs yang menarik untuk dibahas yaitu Candi Gumpung.
Candi ini juga dikenal sebagai Candi Gumpung Muara Jambi dan terletak di kawasan cagar budaya Muara Jambi, Provinsi Jambi. Lebih tepatnya di Desa Muaro Jambi, Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muaro Sebo, Jambi.
Diketahui, candi ini memiliki latar belakang dari agama Buddha Vajrayana dan belum diketahui diibangun oleh kerajaan mana.
Dilansir dari YouTube iHeritage Channel, candi ini dibangun pada pertengahan abad ke-9 hingga awal abad ke-10.
Di sini, terdapat juga penemuan seperti keramik-keramik China di sekitar candi yang diketahui dari Dinasti Sung.
Selain itu, juga terdapat aksara Jawa Kawi atau Jawa Kuno yang berisikan mantra digunakan dalam Vajradhatu-Mandala.
Candi ini juga memiliki candi induk yang berukuran 17,9 x 17,3 meter serta candi perwara dengan ukuran 9,85 x 9,75 meter.
Candi ini berada di halaman yang dibatasi oleh pagar keliling, dan di pagar sisi timur ada sebuah gapura sebagai pintu masuk candi.
Di Candi Gumpung juga ditemukan sebuah inkripsi yang ada di lempengan emas pada saat proses pemugaran. Di inkripsi-inkripsi tersebut menggunakan aksara Kawi ata Jawa Kuno yang merupakan mantra yang ada di Vajradhatu-Mandala.