jelajah

Situs Kuno Sendang Made yang Lokasinya Terpencil di Kawasan Gunung Pucangan, Ternyata Menyimpan Kisah Pelarian Kerajaan Kahuripan

Jumat, 27 September 2024 | 19:00 WIB
Sendang Made di Jombang. (instagram.com/@maulana.alfaruq)

SketsaNusantara.id- Sendang Made menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Jombang yang berlokasi di Desa made, Kecamatan Kudu.

Konon katanya, Sendang Made menjadi tempat pelarian dari Raja Airlangga yang kini berada di lereng Gunung Pucangan, Jombang Utara.

Sendang Made masih tergolong dalam situs purbakala berupa sumber air yang masih asri karena masih begitu banyak pohon besar yang tumbuh disekitarnya.

Baca Juga: Konon Jadi Hotel di Zaman Kerajaan Majapahit, Inilah Situs Umpak Balekambang Blitar yang Sangat Bersejarah

Selain Sendang Made, ada pula tujuh sendang lainnya yang airnya masih jernih dan segar seperti Sendang Drajat, Condong, Kamulyan, Pangilon, Gede, Domben, dan Payung.

Selain tempatnya yang sejuk dan alami, sumber air ini juga menyimpan sebuah kisah yang melegenda dan hingga kini masih banyak orang yang mempercayainya.

Kisah tersebut berkaitan dengan pelarian Raja Airlangga penguasa Kerajaan Kahuripan atau Daha atau Panjalu yang dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Jejak Peradaban Nusantara.

Baca Juga: Misteri Kerajaan yang Hancur Karena Bencana, Tuhan Murka? Terungkap Kisah Raja di NTB dengan Sosok Habib

Raja Airlangga diyakini pernah bersembunyi selama kurang lebih 3 tahun lamanya di kawasan Sendang Made tersebut.

Juru pelihara Senang Made menceritakan bahwa saat Airlangga baru berusia 16 tahun, ia menikahi Galuh Sekar putri Raja Dharmawangsa Teguh yang tak lain adalah pamannya sendiri.

Raja Dharmawangsa Teguh merupakan penguasa Kerajaan Medang atau Mataram Kuno periode Jawa Timur yang berpusat di Daerah Watan yang kini diperkirakan di Maospati, Magetan.

Baca Juga: Diperkirakan Dibangun pada Abad Ke-8, Inilah Candi Badut Peninggalan Kerajaan Kanjuruhan di Malang Ditemukan oleh...

Airlangga sendiri dikenal sebagai putra dari Raja Udayana dari wangsa Warmadewa dengan Ibunya Mahendradata dari Wangsa Isyana (Medang).

Berdasarkan Prasasti Pucangan, pernikahan Airlangga dengan Galuh Sekar digelar di Ibukota Kerajaan Medang dimana waktu itu terjadi pula pemberontakan Raja Wura Wari yang bersekutu dengan Sriwijaya.

Halaman:

Tags

Terkini