jelajah

Siapa Kyai yang Gugur Karena Kekejaman Komunis? Profil Sosok Tokoh Agama yang Pernah Naik Daun di Pamekasan yang Tewas Dihabisi PKI

Jumat, 27 September 2024 | 17:20 WIB
Ilustrasi profil kyai yang menjadi korban PKI. (YouTube Napak Tilas Perjalanan)

SketsaNusantara.id- Partai Komunis Indonesia atau PKI telah menorehkan bekas kelam bagi warga tanah air, khususnya kepada para tokoh penting.

Salah satunya adalah tokoh agama yang bahkan bergelar kyai. Mereka tak lepas dari jeratan PKI.

Korban PKI yang juga perlu dikenal oleh masyarakat Indonesia kali ini adalah profil kyai dari Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga: Rahasia Baca Al Fatihah Setiap Habis Sholat, Amalan Kyai Abdul Hamid Pasuruan, Ijazah Khusus untuk Bisa...

Ia dikenal dengan nama KH Djufri Marzuki. Seorang tokoh Nahdlatul Ulama atau NU yang berasal dari Kabupaten Pamekasan, Madura.

Profil kyai ini dikenal sebagai sosok yang hidup pada masa gelombang politik Indonesia. Yakni pada zaman merebut kemerdekaan hingga serangan PKI.

Kyai Jufri Marzuki juga menjadi korban kekejaman PKI yang meledak pada tahun 1965. Saat itu, berita gugurnya langsung menggemparkan.

Baca Juga: KPU Pamekasan Gaet Masyarakat Lewat Talkshow di Radio, Sosialisasi Pilkada 2024 Semakin Gencar

Sebelum membahas akhir hayat kyai tersebut. Alangkah baiknya jika mengenal profil singkatnya.

Kyai ini lahir dari pasangan suami dan istri. Mereka bernama KH Marzuki dan Nyai Rofiah. Orang tuanya merupakan keturunan kyai asal Pamekasan.

Maka tak heran jika Kyai Djufri merupakan tokoh agama yang disegani oleh warga sekitar di wilayahnya.

Baca Juga: Menyayat Hati! Percakapan Terakhir Putri Bungsu Jenderal AH Nasution, Ade Irma Suryani Usai Tertembak saat Peristiwa G30S PKI

Namanya tak hanya melenggang di Madura. Namun juga di level nasional. Ia akhirnya menjelma menjadi ulama besar.

Hal itu juga tak lepas dari campur tangan kedua orang tuanya yang memondokkan sang anak di Ponpes Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep.

Halaman:

Tags

Terkini