Persaingan sengit antara Ternate-Portugis dan Tidore-Spanyol berlanjut hingga mencapai puncaknya dengan ditandatanganinya Perjanjian Saragosa pada tahun 1529.
Perjanjian ini menandai perubahan penting dalam peta kekuasaan di Maluku, mengakhiri rivalitas yang tajam antara kedua kesultanan dan kekuatan asing.
Kisah perjuangan Kesultanan Tidore mencerminkan kompleksitas interaksi antara kerajaan lokal dan penjajah.
Strategi aliansi dan pertahanan menjadi faktor krusial dalam mempertahankan kedaulatan di tengah ancaman yang terus mengintai.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!