SketsaNusantara.id- Dusun Watesumpak yang berada di wilayah Mojokerto, Jawa Timur terdapat sebuah candi yang bernama Candi Watesumpak.
Candi Watesumpak pertama kali ditemukan pada tahun 2008 secara tidak sengaja yaitu saat ada aktivitas penggalian untuk keperluan pembuatan bata merah.
Lokasi Candi Watesumpak tersebut berada di dekat dengan sebuah area persawahan dan cukup tersembunyi dari kawasan ramainya kota.
Struktur tanah di tempat berdirinya Candu Watesumpak jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan tanah yang lainnya.
Situs kuno itu mempunyai tinggi 4 meter dan di sekitar candinya banyak reruntuhan batu kuno dan artefak yang memiliki ciri khas bangunan di era Majapahit dahulu seperti dikutip SketsaNusantara.id dari kanal Youtube PERMONI CHANNEL.
Sementara itu di bagian depan bangunan juga tampak beberapa ukiran, namun sayangnya banyak yang rusak dan terbenam di dalam tanah.
Hal unik ada pada bagian atas candi tersebut dimana terdapat 4 makam yang disebut dengan Kubur Tandak.
Menurut kepercayaan warga setempat, dikatakan bahwa salah satu makamnya adalah milik penjaga harta benda dan pusaka di era Kerajaan Majapahit yang bernama Eyang Surobenco.
Sementara itu makam tiga lainnya adalah milik Mbah Surodipo, Mbah Surodiman, serta makam penandak.
Tetapi ada sebuah dugaan bahwa area candi Watesumpak begitu suci dan dikeramatkan.
Lebih tepatnya adalah sebagai tempat pemujaan dari masa Kerajaan Majapahit masih berdiri yakni pada abad ke-13 Masehi.