SketsaNusantara.id - Sejarah kelam Peristiwa G30S PKI masih sangat membekas di hati rakyat Indonesia.
Peristiwa yang terjadi di tahun 1965 tersebut menimbulkan sejumlah korban jiwa yang merupakan tokoh-tokoh pahlawan revolusi.
Salah satu tokoh yang menjadi korban G30S PKI adalah Letjen Suprapto atau Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Suprapto.
Baca Juga: Apa Itu Angkatan Kelima PKI? Satu Gagasan Bentukan Pemimpin PKI yang Ditolak Letjen Ahmad Yani
Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Suprapto menjadi korban dalam G30SPKI yang telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.
Sekilas biografi tentang Letjen Suprapto, ia merupakan lelaki kelahiran Purwokerto, Jawa Tengah, pada 20 Juni 1920.
Dilansir dari Kemdikbud.go.id, Letjen Suprapto menempuh pendidikan sekolah menengah atas di Algemeene Middelbare School (AMS) Bagian B di Yogyakarta pada 1941.
Setelah tamat, Letjen Suprapto meneruskan pendidikan di sekolah militer Bandung, tetapi tidak selesai lantaran Belanda menyerah kepada Jepang pada 1942.
Setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, Suprapto turut bergabung untuk melucuti persenjataan tentara Jepang di Cilacap.
Bermodalkan pengetahuan yang ia dapatkan dari sekolah militer, ia menjadi salah satu pejuang Kemerdekaan Indonesia.
Letjen Suprapto dikatakan pernah bergabung dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang merupakan cikal-bakal dari TNI.