Rencanan itu bahkan dimaksudkan untuk mempererat hubungan antara Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Sunda.
Namun sayangnya, rencana hari bahagia Hayam Wuruk dan calon istrinya itu berujung tragis.
Terjadi bentrokan di alun-alun Bubat dengan melibatkan rombongan Kerajaan Sunda, termasuk Dyah Pitaloka.
Akhirnya untuk mengenang kepergian calon istri. Hayam Wuruk mencetuskan pembangunan Kolam Segaran tersebut.
Pada masa kerajaan, kondisi kolam tersebut begitu indah. Lantaran cahaya bulan terpancar di permukaan air kolam.
Maka tak heran, ketika masa purnama tiba. Dikisahkan bahwa tempat itu menjadi destinasi rekreasi para kalangan kerajaan pada zamannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!