SketsaNusantara.id – Tulungagung merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang memiliki situs peninggalan Kerajaan Majapahit.
Situs peninggalan Kerajaan Majapahit tersebut merupakan Candi Sanggrahan yang dibangun pada masa pemerintahan Hayam Wuruk (1359-1389 M).
Candi ini memiliki bangunan induk dan dua buah sisa bangunan kecil kainnya. Bangunan induk tersebut terbuat dari batu andesit dengan isian batu bata.
Bangunan induk pada candi ini memiliki ukuran panjang 12,60 m meter dengan lebar 9,05 meter dan tinggi 5,86 meter.
Bangunan candi ini terdiri dari atas empat tingkat yang masing-masing berdenah bujur sangkar yang menghadap ke barat.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman kebudayaan.kemdikbud.go.id, candi tersebut terletak di Dusun sanggrahan, Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.
Candi Sanggrahan adalah situs peninggalan Kerajaan Majapahit dengan bercorak agama Buddha.
Di sini, juga terdapat bangunan kecil yang berada di sebelah timur dan bangunan induk hanya bagian bawahnya saja.
Dulunya, Candi Sanggrahan memiliki lima buah arca Buddha yang masing-masing mempunyai posisi mudra yang berbeda.
Candi ini terletak di teras atau undakan yang memiliki ukuran 5,10 x 42,50 meter. Di sini ada juga batu bata yang setinggi tidak kurang dari dua meter untuk pagar penahan undakan.