SketsaNusantara.id – Peristiwa G30S PKI masih menjadi salah satu sejarah kelam Indonesia yang tak terlupakan.
Di berbagai wilayah, peristiwa ini meninggalkan jejak yang membekas, termasuk di sebuah jalur nasional di Kabupaten Situbondo.
Jalur yang membentang sepanjang 25 kilometer ini, selain menjadi penghubung penting antara Kabupaten Situbondo dan Banyuwangi, juga dipercaya menyimpan kisah-kisah mistis yang berkaitan dengan peristiwa G30S PKI.
Baca Juga: Pernah Batal Gara-Gara PKI, Inilah 4 Fakta Peringatan Hari Olahraga Nasional Atau HAORNAS
Bagi warga lokal dan pengendara yang sering melintas, jalur ini tidak hanya dikenal sebagai rute utama menuju Pulau Bali. Di sepanjang jalan ini, terdapat sebuah jurang yang dikenal sebagai Jurang Curah Tangis, sebuah lokasi yang diyakini sebagai saksi bisu dari peristiwa pembantaian G30S PKI.
Jurang yang terletak di dekat jembatan ini memiliki kedalaman sekitar 20 meter dan menyimpan cerita mistis yang terus hidup dalam ingatan masyarakat setempat.
Dilansir SketsaNusantara.id dari Youtube Ngeluyur Channel, menurut berbagai kesaksian, jurang tersebut merupakan tempat di mana banyak korban peristiwa G30S PKI dibuang setelah dieksekusi.
Kisah ini tidak hanya membuat lokasi tersebut terkenal, tetapi juga menimbulkan aura mistis yang kental di sepanjang jalur tersebut. Banyak pengendara yang melaporkan pengalaman mistis saat melintasi daerah ini, terutama saat malam hari.
Aroma Busuk dan Pertanda Nasib Sial
Salah satu fenomena mistis yang sering dialami pengguna jalan adalah munculnya aroma busuk secara tiba-tiba.
Konon, aroma ini dianggap sebagai pertanda buruk, dan tidak jarang dikaitkan dengan nasib sial yang akan menimpa pengendara. Mereka yang mencium aroma tersebut kerap mengalami kecelakaan atau insiden lain yang tidak diinginkan.
Jalur Situbondo-Banyuwangi ini memang jauh dari pemukiman warga, sehingga suasananya semakin mencekam, terutama pada malam hari.