jelajah

Meski Pengaruh Sunda dan Jawa Besar, Ternyata Kerajaan-kerajaan di Nusantara Lebih Suka Gunakan Bahasa Ini!

Senin, 9 September 2024 | 20:30 WIB
Ilustrasi kerajaan di Nusantara yang lebih banyak menggunakan bahasa selain jawa dan sunda (Freepik)

Baca Juga: Kini Jadi Sentra Produsen Ciu! Desa di Jawa Tengah Ini Menyimpan Kisah Keturunan Kerajaan Majapahit, Bikin Takjub Ratu Surakarta Karena Gemerlapnya

Pada akhir abad ke-17, Francois Valentyn juga menulis tentang pentingnya bahasa Melayu di Malaka sebagai lingua franca yang vital.

Akhirnya, bahasa Melayu dipilih sebagai dasar bahasa Indonesia, bukan hanya karena fungsinya yang luas dan praktis.

Akan tetapi, juga sebagai bagian dari visi politik untuk menciptakan identitas nasional yang netral dan inklusif.

Baca Juga: Wilayahnya Sampai Australia! Inilah 8 Kerajaan Islam Terbesar yang Pernah Berkuasa di Nusantara

Bahasa ini menyatukan berbagai suku dan budaya di Nusantara, menjadi simbol kebersamaan dan fondasi bagi bangsa Indonesia yang beragam.

Perannya sebagai dasar bahasa nasional adalah bukti kehebatan bahasa Melayu dalam mengikat persatuan dan semangat nasionalisme.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini