jelajah

Kini Jadi Sentra Produsen Ciu! Desa di Jawa Tengah Ini Menyimpan Kisah Keturunan Kerajaan Majapahit, Bikin Takjub Ratu Surakarta karena Gemerlapnya

Minggu, 8 September 2024 | 19:00 WIB
Ilustrasu Desa Bekonang di malam hari yang menbuat Ratu Surakarta takjub (Pixabay.com /ummutizgi)

SketsaNusantara.id - Indonesia dikenal sebagai tanah yang kaya akan sejarah kerajaan, salah satunya adalah Kerajaan Majapahit. 

Jejak kerajaan besar ini masih dapat ditemukan hingga kini di berbagai wilayah Nusantara. Salah satu tempat yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Majapahit adalah Desa Bekonang di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Desa yang terletak di Kecamatan Mojolaban ini menyimpan kisah sejarah yang mendalam, dengan asal-usul yang terkait langsung dengan keturunan Kerajaan Majapahit.

Baca Juga: Peninggalan Jejak Kerajaan Majapahit Nyempil di Pulau Dewata! Pura Ala Jatim di Bali ini Punya Cerita dari Sosok Gajah Mada

Lokasinya yang tidak jauh dari Terminal Mojolaban menjadikan Bekonang sebagai desa yang mudah diakses, namun tetap memancarkan suasana tenang dan damai yang khas pedesaan.

Nama Bekonang sendiri diambil dari sosok bersejarah, yaitu Kyai Konang, seorang keturunan Kerajaan Majapahit yang menetap di wilayah tersebut. 

Dilansir SketsaNusantara.id dari Youtube Jejak Richard, menurut sejarah setempat, Kyai Konang dikenal dengan berbagai nama, tergantung dari wilayah mana ia dipanggil.

Baca Juga: Mengenal Candi Tegowangi, Konon Sebuah Peninggalan Kerajaan Majapahit di Kediri yang Dibangun Sekitar Tahun 1400 M

Di Demak, ia dikenal sebagai Raden Saleh, sementara di Solo ia dipanggil Eyang Adma Saputro.

Sosok Kyai Konang inilah yang menjadi pusat cerita dari sejarah Desa Bekonang.

Cerita menarik dari desa ini adalah tentang keajaiban yang terjadi di masa lalu.

Baca Juga: Gebrakan Besar untuk Kerajaan Majapahit! Kenali Wanita Penyebar Agama Islam di Mojokerto, Rupanya Istri Selir dari Raja

Dahulu, Ratu Surakarta mendengar cerita bahwa dari Keraton Solo, terlihat cahaya terang yang bersinar seperti kunang-kunang dari arah desa tersebut. 

Penasaran dengan fenomena tersebut, Ratu Surakarta memutuskan untuk datang dan menyelidiki apa yang terjadi.

Halaman:

Tags

Terkini