jelajah

Mengenal Candi Tegowangi, Konon Sebuah Peninggalan Kerajaan Majapahit di Kediri yang Dibangun Sekitar Tahun 1400 M

Sabtu, 7 September 2024 | 20:30 WIB
Candi Tegowangi (kedirikab.go.id)

SketsaNusantara.id – Kerajaan Majapahit adalah salah satu kerajaan terkuat di Nusantara dan termasuk kerajaan Hindu-Buddha.

Kerajaan Majapahit didirikan pada tahun 1293 oleh Raden Wijaya dan pernah mencapai masa kejayaan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk dengan Mahapatih Gajah Mada.

Kerajaan Majapahit mempunyai berbagai peninggalan yang terkenal yaitu Candi Bajang Ratu, Candi Tikus, Candi Penataran, hingga prasasti dan kitab terkenal lainnya.

Baca Juga: Bukan Hanya dari Kedatangan Paus Fransiskus, Toleransi di Nusantara Telah Ada sejak Zaman Kerajaan Mataram Kuno, Bukti Candi..

Ada salah satu candi peninggalan Kerajaan Majapahit yang mungkin belum diketahui banyak orang dan wajib kamu ketahui karena menarik untuk dikunjungi.

Candi yang dimaksud adalah Candi Tegowangi yang berada di Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri.

Diketahui, candi ini dibangun pada tahun 1400 Masehi oleh Kerajaan Majapahit dan berdenah bujur sangkar menghadap ke barat serta berukuran 11,2 x 11,2 meter lalu tingginya 4,35 meter.

Baca Juga: Inilah Fakta Unik Candi Barong yang Masih Satu Kompleks dengan Ratu Boko, Konon Ada Misteri Belum Terpecahkan...

Dilansir oleh SketsaNusantara.id dari laman kedirikab.go.id, pondasi dari candi ini terbuat dari batu bata sedangkan pada batu kaki dan sebagian tubuh yang masih tersisa terbuat dari batu andesit.

Di bagian kaki candi berlipit serta berhias. Lalu, di sisi kaki candi terdapat tiga panel tegak yang dihiasi raksasa atau gana duduk jongkok.

Terdapat pilar polos yang menghubungkan badan dan kaki candi di tengah-tengah pada setiap sisinya.

Baca Juga: Dulu Tempat Pemandian Para Raja, Sekarang Jadi Destinasi Wisata, Inilah Candi Umbul Warisan Kerajaan Mataram Kuno Abad ke-8

Terdapat juga hiasan relief cerita Sudamala berjumlah 14 panil di sekeliling tubuh candi yang mengisahkan persucian Dewi Durga dalam bentuk jelek dan jahat lalu menjadi Dewi Uma yang baik yang dilakukan oleh Sadewa. Sedangkan di bilik tubuh candi terdapat Yoni.

Adapun sebuah arca yakni Parwati Ardhenari, Garuda berbadan manusia di halaman Candi Tegowangi dan sisa candi di sudut tenggara.***

Halaman:

Tags

Terkini