jelajah

Warisan Terkutuk di Magelang? Mitos Candi Asu, Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno Kisahkan Sosok yang Dihukum Para Dewa

Sabtu, 7 September 2024 | 21:00 WIB
Mitos peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. (Instagram @visitmagelang)

SketsaNusantara.id- Punya nama unik, inilah peninggalan Kerjaan Mataram Kuno dan memiliki kisah mitos menarik di Magelang.

Kerajaan ini didirikan pada tahun 732 M. Yakni didirikan oleh Raja Sanjaya dari Dinasti Sanjaya.

Sampai pada akhirnya kekuasaan Mataram Kuno hancur. Maka kerajaan itu telah meninggalkan beberapa jejak sejarah, salah satunya Candi Asu.

Baca Juga: Tribhuwana Wijayatunggadewi: Wanita Pertama yang Membawa Kerajaan Majapahit ke Puncak Kejayaan

Melihat dari tayangan YouTube MastopoTV, Candi Asu ini berlokasi di Dusun Candi Pos, Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.

Lokasinya juga dekat dengan lereng Gunung Merapi. Yakni di sebelah Barat sungai Tingsing Pabelan.

Disebut juga dengan nama Candi Asu Sengi. Dalam Bahasa Jawa, Asu berarti anjing. Bahkan memiliki kontasi negatif di masyarakat.

Baca Juga: Kondisi Makam Raja Kerajaan Gowa ke-XIII yang Terletak di Benteng Keraton Buton Sulsel, Tampak tak Megah tapi...

Namun tidak dengan Candi Asu yang diselimuti oleh mitos menarik. Masyarakat memberi naama demikian karena saat dietemukan, ada sebuah patung di depan candi.

Yakni patung Lembu Nandhi yang sudah lapuk. Patung itu mirip dengan asu atau anjing daripada lembu.

Adapun sebutan Sengi adalah nama desa yang di mana tempat candi peninggalan Kerajaan Mataram Kuno itu ditemukan.

Baca Juga: Punya Model Unik, Saksi Bisu Jejak Kerajaan Majapahit, Punya Mitos yang Bisa Bikin Kamu Jadi...

Lebih lanjut, mitos yang beredar di masyarakat adalah bentuk simbolis dari Dewindani usai dikutuk oleh dewa.

Ia merupakan seorang putri raja keturunan ningrat. Meski begitu, ia termasuk sosok putri yang tercela karena tidak bisa mengendalikan gairah seksualnya.

Halaman:

Tags

Terkini