jelajah

Sejarah Candi Mendut Magelang Sebagai Peninggalan Dinasti Syailendra, Ternyata Reliefnya Menggambarkan Ini...

Selasa, 3 September 2024 | 21:00 WIB
Candi Mendut di Magelang. (Instagram.com/@marisa_k)

SketsaNusantara.id- Candi Mendut terletak di Jalan Mayor Kusen, Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang atau kurang lebih 3 km dari Candi Borobudur.

Candi Mendut merupakan candi bercorak Budha yang dibangun sejak tahun 834 Masehi atau bertepatan dengan masa pemerintahan Raja Indra dari Dinasti Syailendra.

Konon kabarnya, Candi Mendut ini memiliki usia yang lebih tua dari Candi Borobudur dan memiliki bentuk persegi panjang, serta menghadap ke barat laut.

Baca Juga: Mengulik Candi Brahu di Mojokerto yang Sudah Ada Sebelum Kerajaan Majapahit Berdiri dan Didirikan oleh Empu Sindok

Tinggi keseluruhannya 2,64 meter dan ada 14 anak tangga dimana bagian depannya terdapat patung naga hang sedang membuka mulut.

Candi Mendut terbagi menjadi bagian yaitu kaki candi, tubuh candi, dan atap atau stupa yang dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Sobat Nyamer.

Hiasan dinding atau relief pada candi banyak yang menggambarkan ajaran moral agama Budha yakni ada Dewa Kekayaan (Bilik Utara) dan Dewa Kesuburan (Bilik Selatan).

Baca Juga: Mengenal Candi Jago di Malang, Peninggalan Kerajaan Singasari yang Dibangun Sekitar Abad ke-13 Masehi

Ada juga relief-relief yang menceritakan kehidupan manusia dan hewan dan banyak orang yang menganggapnya sebagai kisah hewan yang berperilaku mirip dengan manusia.

Beberapa kisah manusia dengan hewan ini diantaranya adalah relief Brahmana dengan kepiting, angsa dan kura-kura, Dharma Budi, serta relief burung betet.

Kemudian di dalam candi tersebut juga ada 3 arca Budha yakni Arca Vairocana Cakyamuni (tengah), Arca Budha Avalokitesvara (kiri), dan Arca Bodhisatva Vajrapani (kanan).

Baca Juga: Mengenal Candi Kidal di Malang, Peninggalan Kerajaan Singosari yang Dibangun untuk Penghormatan atas Jasa Besar Anusapati

Ketiga arca tersebut menggambarkan ajaran Budha, namun dianggap masih misterius karena belum diketahui secara jelas siapa pembuatnya dan apa tujuan utamanya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Tags

Terkini