SketsaNusantara.id- Candi Dieng merupakan kompleks candi Hindu yang terletak di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Lokasinya yang berada di kawasan perbukitan dan gunung-gunung, membuat cuaca dan hawa di sekitar Candi Dieng ini begitu sejuk dan alami.
Perlu diketahui bahwa Candi Dieng ini merupakan candi tertua di Indonesia yang sudah berdiri sejak abad ke-7 sampai ke-9 Masehi.
Orang yang pertama kali menemukan keberadaan Candi Dieng adalah seorang tentara Inggris yang sedang wisata di kawasan pegunungan Dieng pada tahun 1814.
Saat itu, ia melihat ada sebuah reruntuhan bangunan yang terendam air di danau dan akhirnya pada tahun 1856 lebih ditelusuri serta upaya untuk pengeringan air danau.
Candi-candi tersebut mulai berusaha dibersihkan dan dikeringkan oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1864.
Selain candi, ditemukan juga sebuah prasasti yang bertuliskan angka 808 Masehi dimana Candi Dieng ini adalah peninggalan dari Kerajaan Kalingga yang dibangun atas perintah dari para raja Wangsa Sanjaya.
Tulisan yang ada diprasasti berhuruf Jawa kuno yang sekaligus menunjukkan bahwa situs itu masih menjadi yang paling tua di Jawa berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id dari kanal Youtube Chichi Chanel.
Ada beberapa hal unik dari Candi Dieng ini, diantaranya yaitu sebenarnya kumpulan candi yang asli totalnya mencapai 400 buah.
Tetapi sampai sekarang hanya dapat ditemukan 8 buah candi saja, diantaranya Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, Candi Sembadra, Candi Dwarawati, Candi Bima, dan Candi Gatotkaca.
Ada juga keunikan lain pada Candi Dieng yakni arsitekturnya yang bercorak khas agama Hindu dimana ada banyak kisah mitologi didalamnya.