jelajah

Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Surut, Muncul Tugu Jenderal Sudirman Sebagai Penanda Perang Gerilya

Jumat, 9 Agustus 2024 | 21:01 WIB
Jenderal Sudirman muda dan tugu gerilya (Instagram @Indonesian_Military)

SketsaNusantara.id - Tugu Gerilya Jenderal Sudirman yang sebelumnya tenggelam di Waduk Gajah Mungkur kini muncul kembali setelah waduk mengalami surut.

Tugu Gerilya tersebut awalnya dibangun untuk mengenang perjuangan Jenderal Sudirman dalam perang gerilya melawan penjajah.

Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari akun Tiktok Cerita Desa Indonesia, tugu yang semaot tebggelam itu merupakan penanda rute utama gerilya Jenderal Sudirman.

Baca Juga: Demang Lehman: Kepalanya Dipajang di Museum Belanda, Panglima Perang Banjar Dikubur Tanpa Kepala

Waduk Gajah Mungkur sendiri terletak di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dan merupakan salah satu waduk yang penting di Indonesia.

Waduk ini dibangun pada tahun 1980 dan berfungsi untuk irigasi, pembangkit listrik, serta pengendalian banjir. 

Namun, seiring berjalannya waktu, waduk ini mengalami pendangkalan dan surut, yang menyebabkan beberapa bagian yang sebelumnya tenggelam kini muncul kembali ke permukaan.

Baca Juga: Habib Jafar Bikin Warung Madura, Netizen Diminta Sumbang Nama, Usulan Tretan Muslim Jadi Sorotan, Pemicu Perang?

Salah satu hal menarik yang terjadi akibat surutnya Waduk Gajah Mungkur adalah munculnya Tugu Gerilya Jenderal Sudirman. 

Tugu ini merupakan monumen yang didirikan untuk mengenang perjuangan Jenderal Sudirman dalam perang gerilya melawan penjajah.

Tugu ini sebelumnya tenggelam di bawah air waduk selama hampir 40 tahun lebih, namun kini kembali terlihat seiring dengan penurunan permukaan air waduk yang signifikan. 

Namun tugu gerilya Jenderal Sudirman tersebut sudah rebah di tanah, namun ternyata dahulu tugu ini berdiri tegak sebagai penanda jalur gerilya Jenderal Sudirman bersama pasukannya.

Baca Juga: Masih Serumpun Melayu, Kenapa Indonesia dan Malaysia Sering Berselisih? Sejarah Deklarasi Perang dari Soekarno

Awalnya tugu ini terdampak pembangunan waduk sehingga ikut tenggelam oleh air waduk, namun ketika kemarau tiba maka debit air menyusut dan tampaklah tugu ini.

Halaman:

Tags

Terkini