Pada bulan Ramadhan tahun 1864, Demang Lehman dieksekusi mati oleh Belanda.
Ironisnya, setelah eksekusi, Belanda memenggal kepalanya dan membawanya ke Rijksmuseum van Volkenkunde di Leiden, Belanda.
Jenazah Demang Lehman kemudian dimakamkan tanpa kepala, menjadikannya simbol perjuangan yang abadi sebagai "Pahlawan Bumi Tanpa Kepala."
Hingga kini, kepala sang panglima masih tersimpan di Museum Leiden, Belanda.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!