SketsaNusantara.id - Kuala Kencana, yang didirikan oleh PT Freeport Indonesia pada 5 Desember 1995, adalah contoh pertama kota modern di Indonesia yang terletak di tengah hutan tropis Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Menghadirkan konsep “kota berwawasan lingkungan,” Kuala Kencana dibangun di lahan seluas 17.078 hektar untuk mendukung operasi perusahaan dan perkembangan kota Timika.
Begitu memasuki Kuala Kencana, pengunjung langsung merasakan suasana alami yang terjaga.
Baca Juga: Hanya Ini Kapal Selam yang Bisa Dimakan! Asal-usul Penamaan Unik Pempek, Makanan Khas Palembang
Kabel dan tiang listrik tertanam rapi di bawah tanah, sementara pepohonan asli hutan tropis tumbuh leluasa di sepanjang jalan.
Flora dan fauna, yang dijaga dengan ketat oleh petugas, menjadi aset berharga kota ini.
Melansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Jelajah bumi, di jantung kota, terdapat gedung perkantoran, fasilitas umum, tempat ibadah, dan sebuah patung ikonik karya Nyoman Nuarta yang berdiri megah di alun-alun.
Baca Juga: Dari Makanan Khas Papua Menjadi Jajanan SD yang Populer: Manfaatnya Buat Kesehatan Tidak Main-Main!
Kota ini memberikan manfaat tidak hanya bagi penduduknya tetapi juga untuk masyarakat Timika.
Selama 28 tahun berdirinya, Kuala Kencana telah memberikan dampak positif bagi perkembangan Timika.
Pencapaian terbaru adalah pembangunan Instalasi Pengolahan Air (WTP) yang diresmikan oleh Bupati Mimika, Dr. Eltinus Omaleng, pada Oktober 2023.
Fasilitas yang didanai senilai USD 10 juta ini sedang diuji coba dan akan menyediakan air bersih untuk kota Timika.
Kuala Kencana sukses menggabungkan prinsip keberlanjutan dengan kebutuhan modern.