Namun dengan banyak pertimbangan akhirnya Soekarno diputuskan dimakamkan di Blitar bersama anggota keluarganya yang lain.
Soekarno meninggal pada 21 Juni 1970, lalu dimakamkan di Blitar, di samping makam ibunya, di kompleks pemakaman yang dikenal sebagai Makam Bung Karno.
Keputusan ini diambil meskipun ada permintaannya dimakamkan di Bogor, tempat tinggalnya yang lebih dikenalnya.
Makam Soekarno di Blitar kini menjadi tempat ziarah yang ramai dikunjungi oleh masyarakat, baik untuk tujuan spiritual maupun politik.
Ratusan ribu peziarah datang setiap tahun untuk menghormati sosok yang telah berkontribusi besar terhadap kemerdekaan Indonesia. Makam ini juga menjadi simbol nasionalisme dan perjuangan rakyat Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!