jelajah

Apa Arti dari Relief Kala di Masjid Gedhe Mataram Kotagede Yogyakarta? Memiliki Makna Simbol…

Rabu, 7 Agustus 2024 | 19:45 WIB
Masjid Gedhe Mataram (Tangkapan layar youtube Kangen Jogja)

SketsaNusantara.id – Masjid Gedhe Mataram Kotagede diketahui dibangun pada zaman pemerintahan Sultan Agung yaitu tahun 1613-1645 M.

Masjid Gedhe Mataram Kotagede ini berlokasi pada Dusun Sayangan, Desa Jagalan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Konon, Masjid Gedhe Mataram Kotagede pernah terbakar pada tahun 1919 M lalu kemudian direnovasi pada 1923 M.

Baca Juga: Siapa Sunan Sendang Duwur? Kisah Ulama yang Punya Peninggalan Masjid Ajaib di Lamongan, Dibangun 1 Malam?

Masjid ini memiliki bangunan yang nampak dengan gaya arsitektur tradisional Jawa. Model tajug yang bersusun tiga pada bagian atap masjid serta limasan pada serambi.

Terdapat bagian kemuncak atap model tajug yang dilengkapi dengan mustoko yang berbahan tembaga.

Kemudian, ada juga berbagai komponen seperti usuk dan reng disusun ngruji payung disertai dengan penutup atap berupa sirap untuk penyusun atap.

Baca Juga: Dilirik Publik Usai Suarakan Izin Kelola Tambang, Ini Profil di Balik Organisasi Remaja Masjid, Ternyata Punya 5 Pedoman Sebagai Citra Diri

Dinding dari masjid ini berbahan dan terbuat dari balok-balok batu putih tanpa spesi yang diplester dan lantainya sudah dipasang keramik.

Masjid ini juga mempunyai ruang utama, serambi, pawestren untuk jamaah perempuan, kolam kecil, dan pastinya tempat wudhu’.

Di ruang utama masjid ini mempunyai mihrab, mimbar, serta terdapat tiang soko guru yang menopang atap model tajug yang berjumlah empat.

Baca Juga: Masjid Sekayu Semarang, Salah Satu Rumah Ibadah Tertua di Jawa Tengah Berusia Ratusan Tahun, Lebih dari Umur Masjid Demak?

Sementara itu, di bagian kaki mimbar ada ornamen berbentuk sepasang binatang yang distilir dan ruang utama di sini terdapat beberapa jendela dan pintu dengan kusen yang terbuat dari kayu.

Selain itu, di sisi timur ruang utama juga terdapat serambi dan berdenah persegi panjang. Lalu, di sisi selatan terdapat pawestren dan di sisi utara ruang utama terdapat tempat wudhu’.

Halaman:

Tags

Terkini