Alhasil, rumah panggung yang biasanya marak pun perlahan sudah tidak digunakan oleh warga sekitar.
Warga Pulau Jawa akhirnya lebih memilih untuk membangun rumah tapak. Yakni rumah yang langsung menempel di permukaan tanah.
Hal ini terbukti ada di kawasan arekeologi Trowulan sebagai saksi bisu perkembangan Kerajaan Majapahit.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!