Mengenai tugas dan kewajibannya, Bregada Wirabraja dulunya merupakan pasukan atau prajurit yang selalu siap menghadapi pasukan VOC Belanda.
Namun setelah Indonesia mendapat kemerdekaannya, Bregada Wirabraja dengan sosok kuatnya menjadi salah satu barisan prajurit yang kerap ditampilkan dalam upacara adat Keraton Yogyakarta.
Lebih lanjut tentang Bregada Wirabraja, Klebet atau bendera prajurit Wirabraja adalah Gula Klapa.
Klebet tersebut berbentuk empat persegi panjang dengan warna dasar putih, pada setiap sudut dihias dengan chentung berwarna merah seperti ujung cabai merah.
Bagian tengahnya terdapat segi empat berwarna merah dan segi delapan berwarna putih pada bagian dalamnya.
Klebet Bregada Wirabraja disimbolkan sebagai pasukan pemberani yang membela kesucian dan kebenaran.
Senjata utama Bregada Wirabraja adalah waos atau lebih dikenal sebagai tombak, pasukan juga dilengkapi senjata jarak jauh berupa senapan.
Waos atau tombak yang digunakan bernama Kanjeng Kiai Slamet dan Kanjeng Kiai Santri dengan bentuk ujung (dapur) yang dinamakan Manggaran/ Catursara/ Crengkeng.
Demikianlah informasi tentang Bregada Wirabraja yang merupakan prajurit andalan Keraton Yogyakarta yang pemberani dan sangat peka.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI